POSO – Kepolisian Sektor (Polsek) Lore Selatan, Polres Poso, gencar melaksanakan upaya preventif untuk melindungi generasi muda dari ancaman kejahatan siber dan penyalahgunaan obat terlarang. Kali ini, sosialisasi mengenai bahaya Judi Online (Judol) dan Narkoba digelar di hadapan siswa-siswi baru SMP Negeri 2 Lore Selatan di Desa Bomba, pada Selasa (14/7/2027), mulai pukul 09.00 WITA.
Kegiatan penyuluhan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Lore Selatan, IPTU I Made Putra Yasa, S.H., yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Bomba, Aipda Alfredson Ndonga. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Sekolah, Daniel Pabara, S.Pd., sejumlah dewan guru, serta seluruh siswa-siswi baru SMPN 2 Lore Selatan.
Dalam pemaparannya, IPTU I Made Putra Yasa memberikan pemahaman mendalam mengenai dua ancaman serius yang kini kerap menyasar kalangan pelajar. Terkait Judi Online (Judol), Kapolsek menjelaskan bahwa aktivitas ini merupakan bentuk taruhan melalui jaringan internet, seperti kasino digital, slot, poker, togel, hingga taruhan olahraga.
“Para pemain biasanya mengakses judol melalui situs web atau aplikasi khusus. Mereka diwajibkan melakukan deposit uang terlebih dahulu, baik melalui transfer bank maupun e-wallet, untuk mendapatkan chip atau kredit digital sebagai modal taruhan. Ini adalah jeratan yang menjanjikan keuntungan instan, namun pada kenyataannya hanya menghancurkan finansial dan masa depan,” jelas IPTU I Made Putra Yasa.
Selain judol, materi juga difokuskan pada bahaya penyalahgunaan Narkoba. Kapolsek memaparkan bahwa narkoba, baik yang berasal dari tanaman maupun sintetis, dapat menurunkan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri, hingga memicu halusinasi.
“Semua jenis narkoba akan menyerang susunan sel saraf pusat otak manusia yang berakibat fatal pada rusaknya organ dalam tubuh. Perlu diingat, narkotika, psikotropika, dan zat berbahaya lainnya harus dihindari. Ada konsekuensi hukum yang sangat berat bagi pemakai, pengedar, maupun siapa pun yang memproduksi barang haram tersebut,” tegasnya.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para siswa. Seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi ini berakhir pada pukul 10.30 WITA dan berjalan dengan aman, baik, dan lancar.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kasi Humas Polres Poso, AKP Rianto Hilian, memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat dan strategis yang dilakukan oleh Polsek Lore Selatan dalam membentengi pelajar dari ancaman judi online dan narkoba.
“Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Kapolsek Lore Selatan dan Bhabinkamtibmas ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial. Di era digital saat ini, ancaman judi online sangat nyata dan modusnya semakin canggih, menyasar berbagai kalangan tidak terkecuali pelajar melalui gawai mereka. Di saat yang sama, narkoba tetap menjadi musuh bersama yang dapat menghancurkan kesehatan fisik, mental, dan masa depan generasi penerus kita,” ujar AKP Rianto Hilian.
Lebih lanjut, Kasi Humas menekankan pentingnya edukasi sejak dini dan kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi pelajar.
“Pemberian materi di masa pengenalan siswa baru ini sangat tepat untuk membangun fondasi kesadaran hukum dan kesehatan sejak awal. Kami ingin para siswa paham bahwa setiap tindakan, baik itu mencoba judi online maupun narkoba, memiliki konsekuensi hukum dan dampak destruktif yang nyata. Pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Kami mengajak pihak sekolah, para guru, dan terutama orang tua untuk bersinergi, meningkatkan pengawasan, dan membuka ruang komunikasi yang baik dengan anak-anak kita,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, AKP Rianto Hilian mengimbau seluruh jajaran kepolisian dan masyarakat untuk terus berkomitmen memerangi kedua ancaman tersebut.
“Polres Poso beserta seluruh jajaran akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan perlindungan. Mari kita bersama-sama ciptakan lingkungan pendidikan.
PMBcom.,”










