Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Nasri yang diwakili Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Hendri Yulianto secara resmi membuka Turnamen Padel dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026, Sabtu 11/07/2026 sore, di Lapangan Vamoz Padel, Jalan Tanjung Satu, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.
Kegiatan olahraga tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng maupun yang mewakili, di antaranya Dirpamobvit Kombes Pol Yohanes Afri Budi Slamet Riyadi, Iptu Hanzal selaku perwakilan Irwasda, Kompol Dade mewakili Karo SDM, serta Iptu F. Tamboto mewakili Kabiddokkes Polda Sulteng.
Dalam laporannya, Ketua Panitia AKP Tri Setiyadi menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026 di lingkungan Polda Sulteng.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi Polri dengan pengurus olahraga Padel di Sulawesi Tengah dalam mendukung pembinaan prestasi cabang olahraga Padel, sekaligus menjadi langkah awal mencari dan menemukan bibit atlet maupun pelatih yang berpotensi untuk dipersiapkan menuju level daerah hingga Nasional.
“Turnamen ini juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi masyarakat untuk semakin gemar berolahraga Padel sehingga dapat meningkatkan kebugaran dan kualitas kesehatan masyarakat,” ujar AKP Tri Setiyadi.
Ia menambahkan, tujuan penyelenggaraan turnamen ini adalah meningkatkan sinergitas Polri dengan masyarakat, memperkuat persatuan, kebersamaan dan solidaritas melalui olahraga, meningkatkan prestasi atlet Padel Sulawesi Tengah, serta melatih personel Polda Sulteng dalam manajemen penyelenggaraan kejuaraan agar ke depan mampu menjadi tuan rumah event olahraga berskala nasional maupun internasional.
Turnamen tersebut diikuti sebanyak 86 atlet putra dan putri yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.
Para peserta bertanding dalam empat kategori, yakni Low Bronze Women, Low Bronze Men, Bronze Men, dan Bronze Women.
Adapun turnamen mengangkat tema, “Dengan Jiwa Sportivitas Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Komunitas Padel se-Sulawesi Tengah, Kita Ciptakan Prestasi Padel Sulawesi Tengah Menuju Prestasi Nasional.”
Sementara itu, dalam sambutan Kapolda Sulteng yang dibacakan Dirreskrimsus menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum mengenang sejarah perjuangan Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat pengabdian, persatuan, dan kekompakan.
Menurutnya, olahraga merupakan sarana yang efektif dalam membangun kebersamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif yang sejalan dengan tugas dan pengabdian anggota Polri.
“Turnamen Padel ini mengandung nilai disiplin, kerja sama tim, sportivitas, serta semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut merupakan prinsip yang senantiasa dijunjung tinggi dalam pelaksanaan tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Dirreskrimsus membacakan sambutan Kapolda.
Ia juga berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kepada seluruh peserta, diharapkan dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Namun yang paling berharga adalah terjalinnya kebersamaan, persaudaraan, dan semangat persatuan yang terus terpelihara melalui momentum Hari Bhayangkara ini,” lanjutnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia atas kerja keras dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
Ia berharap turnamen ini tidak hanya meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, tetapi juga semakin mempererat sinergi antara Polri, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung mengatakan, Turnamen Padel Hari Bhayangkara ke 80 merupakan wujud nyata komitmen Polda Sulteng dalam mendukung pengembangan olahraga sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.
“Melalui olahraga, komunikasi dan kebersamaan dapat terjalin semakin erat. Ini menjadi momentum memperkuat sinergi sekaligus membangun semangat hidup sehat dan sportivitas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet Padel berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional, sekaligus menjadi agenda olahraga yang terus berkembang dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat pada tahun-tahun mendatang.
PMBcom.,”










