Polisi Akrab, Warga Nyaman: Momen Humanis Polisi yang Viral di Kalangan Warga

banner 468x60

 

Polsek Kuala Behe – Polres Landak – Polda Kalbar ~ Di balik ketegasan seragam cokelat dan atribut kepolisian, tersimpan sisi humanis yang hangat ketika seorang anggota polisi turun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Bukan di kantor atau posko, melainkan di teras rumah warga yang sederhana, di situlah kedekatan antara aparat dan Warga benar-benar terasa.

 

Begitulah suasana yang terlihat pada Kamis (16/7/2026). Seorang polisi tampak berdiri ramah, tersenyum, dan berbaur akrab dengan warga yang sedang bersantai di sebuah warung terbuka. Tanpa sekat formalitas, ia menyapa dengan bijaksana, seolah-olah bukan sedang bertugas dinas, melainkan sedang bertamu ke rumah tetangga sendiri. Kehadirannya membawa rasa aman sekaligus kehangatan, membuktikan bahwa polisi adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan masyarakat.

 

Di sela-sela obrolan santai yang penuh keakraban tersebut, polisi ini tidak melewatkan momen emas untuk memberikan edukasi. Dengan bahasa yang mudah dicerna dan tanpa menggurui, ia menyampaikan himbauan penting terkait maraknya tindak kejahatan yang belakangan ini sering terjadi di wilayah setempat. Pesan keamanan disampaikan selaras dengan canda tawa, sehingga pesan tersebut lebih mudah diterima dan diingat oleh warga.

 

Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Kuala Behe, IPTU Handoko Warih, saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan bahwa pendekatan persuasif dan humanis seperti ini merupakan kunci utama dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif.

 

“Kami ingin polisi tidak hanya dikenal sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang dekat dengan warga. Dengan menyambangi warga secara langsung dan berkomunikasi dua arah, kami berharap dapat membangun kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah potensi kejahatan sejak dini,” ujar AKBP Devi Ariantari.

 

Lanjut Kapolsek menambahkan, himbauan yang disampaikan saat kunjungan ini difokuskan pada modus kejahatan terkini, mulai dari pencurian kendaraan bermotor hingga penipuan online yang kian meresahkan. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif dan gotong royong antarwarga dalam menjaga lingkungan.

 

“Jangan menunggu ada kejadian baru kita bergerak. Saling tegur sapa, saling menjaga, dan melaporkan hal mencurigakan adalah bentuk partisipasi nyata warga bersama polisi,” tegas IPTU Handoko Warih.

 

Salah satu warga yang disambangi mengungkapkan rasa kagumnya terhadap sikap polisi tersebut. Menurutnya, kehadiran polisi yang ramah dan mau mendengar keluh kesah warga membuat mereka merasa lebih dihargai dan aman.

 

“Senang sekali bisa ngobrol langsung sama Bapak Polisi. Tidak kaku, malah seperti teman sendiri. Himbauannya juga masuk di hati karena disampaikan dengan cara yang sopan. Jadi kami warga jadi lebih paham dan sadar untuk ikut menjaga keamanan kampung kami,” pungkasnya dengan senyum lebar.

 

Momen sederhana di bawah atap seng dan meja kayu ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas Polri dan masyarakat tidak perlu selalu dimulai dari rapat formal, melainkan bisa lahir dari secangkir kopi, buah rambutan di atas meja, dan senyuman tulus seorang abdi negara.

 

KA, Biro Kab Landak Basirun.”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *