Cegah Karhutla di Musim Kemarau, Polisi di Meranti Patroli Sambil Bawa Banner Himbauan ke Warga

banner 468x60

 

Meranti~ Memasuki musim kemarau tahun 2026, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius. Sebagai langkah preventif, personel kepolisian di wilayah hukum Polsek Meranti, Polres Landak, melakukan patroli sambang dengan cara yang unik dan humanis, yakni membawa banner himbauan langsung ke tengah pemukiman warga, Selasa (14/7/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya berpatroli secara konvensional, tetapi juga aktif berdialog dengan masyarakat. Banner bertuliskan larangan membakar lahan sembarangan saat berladang menjadi media visual yang efektif untuk mengingatkan warga agar lebih waspada dan taat aturan di tengah cuaca kering yang melanda saat ini.

 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Meranti IPTU P. Eko Kusyunianto mengatakan secara terpisah bahwa kegiatan sambang dengan media banner ini merupakan upaya persuasif untuk mencegah terjadinya karhutla sejak dini.

 

“Kami ingin pesan pencegahan ini benar-benar sampai dan melekat di ingatan masyarakat. Dengan membawa banner saat patroli, harapannya warga lebih sadar bahwa membuka lahan dengan cara membakar di musim kemarau seperti sekarang ini sangat berbahaya dan dilarang keras,” ujar IPTU P. Eko Kusyunianto.

 

Lanjut Kapolsek menambahkan, selain memberikan himbauan lisan dan visual, pihaknya juga mengedukasi warga mengenai dampak hukum dan lingkungan akibat pembakaran lahan. Ia menekankan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan intensitas patroli dan sosialisasi ke desa-desa rawan karhutla.

 

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para peladang, agar mencari alternatif pembukaan lahan tanpa bakar. Keselamatan bersama dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Mari jaga Kabupaten Landak tetap aman dari asap,” tambahnya.

 

Kegiatan patroli sambang berbaur dengan warga ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Pendekatan yang humanis diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif sehingga potensi karhutla di wilayah Kecamatan Meranti dapat ditekan seminimal mungkin selama puncak musim kemarau berlangsung.

 

KA, Biro Kab Landak Basirun.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *