Cegah Karhutla, Polsek Teluk Bayur Intensifkan Beri Edukasi ke Masyarakat

banner 468x60

 

BERAU – Kepolisian Sektor Teluk Bayur terus mengintensifkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dilakukan dengan menggelar patroli rutin sekaligus memberikan edukasi dan imbauan langsung kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran di wilayah hukumnya.

 

Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno, S.H., menyampaikan bahwa kesiapsiagaan serta pencegahan sejak dini menjadi bagian paling penting dalam mengantisipasi potensi Karhutla, terlebih lagi saat ini kondisi cuaca cenderung panas dan kering yang sangat rawan kebakaran.

 

“Personel kami terus melakukan pemantauan wilayah secara berkala serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla. Kami mengingatkan agar tidak melakukan pembakaran sembarangan yang berpotensi memicu api dan meluas ke area hutan maupun permukiman,” ujar AKP Budi Witikno, Selasa (26/8/2026).

 

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Teluk Bayur telah melaksanakan dua kegiatan penyampaian imbauan kepada masyarakat dengan melibatkan tiga personel kepolisian serta melibatkan partisipasi warga. Selain itu, satu kegiatan patroli juga dilaksanakan dengan melibatkan tiga personel yang disiagakan di lapangan.

 

Kegiatan patroli tersebut diarahkan untuk memonitor situasi di sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi tinggi mengalami kebakaran, sekaligus memastikan tidak adanya indikasi munculnya titik api. Petugas juga secara tegas mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan metode pembakaran dalam kegiatan membersihkan maupun membuka lahan baru.

 

Menurut AKP Budi, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung keberhasilan upaya pencegahan Karhutla ini. Masyarakat diminta tidak hanya menghindari aktivitas yang berisiko menimbulkan percikan api, tetapi juga aktif memberikan informasi apabila menemukan adanya tanda-tanda awal kebakaran atau asap mencurigakan.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya pencegahan ini. Apabila menemukan titik api atau kondisi lingkungan yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera sampaikan laporan kepada petugas kepolisian atau aparat setempat agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” jelasnya.

 

Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, hingga saat ini tidak ditemukan adanya kejadian Karhutla yang memerlukan penanganan serius di wilayah hukum Polsek Teluk Bayur. Sementara itu, rencana kegiatan pembuatan embung air dan pemasangan spanduk imbauan masih dalam tahap persiapan dan akan segera dilaksanakan.

 

Polsek Teluk Bayur menegaskan bahwa kegiatan patroli dan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk langkah antisipasi terhadap potensi Karhutla, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

 

Melalui sinergi yang kuat antara pihak kepolisian dan masyarakat luas, diharapkan potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Teluk Bayur dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga keamanan lingkungan dan kelestarian alam tetap terjaga dengan baik.

 

Humas Polda Kaltim

Koordinator Liputan Wilayah Kaltim: Muhammad Thio Adnan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *