Polsek Mandor ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Di tengah hiruk-pikuk malam yang mulai senyap, aroma manis martabak bukan satu-satunya yang menyapa warga. Kamis malam (16/7/2026), suasana di lapak-lapak martabak Mandor terasa berbeda. Bukan karena razia yang menegangkan, melainkan kehadiran sosok berseragam cokelat yang datang membawa pesan hangat demi keselamatan bersama.
Dalam patroli malamnya, personel kepolisian tidak hanya melintas, namun sengaja berhenti sejenak di gerobak-gerobak penjual martabak. Sambil menunggu pesanan atau sekadar menyapa, petugas menyampaikan himbauan kamtibmas secara persuasif kepada para pedagang maupun pembeli yang sedang menikmati kuliner malam.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor, IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa pendekatan humanis ini memang sengaja dilakukan. Menurutnya, penjual makanan di malam hari seperti pedagang martabak merupakan salah satu elemen masyarakat yang paling rentan sekaligus paling strategis sebagai “mata dan telinga” kepolisian di lapangan.
“Pola kejahatan di malam hari sering kali memanfaatkan momen ketika masyarakat lengah atau berada di tempat-tempat keramaian informal seperti lapak kuliner,” ujar Kapolsek Mandor.
Lanjut Kapolsek menambahkan, sasaran ke penjual martabak dipilih karena lokasi tersebut kerap menjadi titik kumpul warga hingga larut malam. “Kami ingin memastikan bahwa para pedagang dan pengunjung merasa aman, sekaligus mengingatkan mereka untuk tetap waspada terhadap potensi tindak pidana seperti pencurian kendaraan bermotor, begal, atau gangguan keamanan lainnya yang rawan terjadi saat malam hari. Dengan berbaur dan berdialog langsung, pesan keamanan bisa tersampaikan tanpa kesan intimidatif,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para pedagang. Mereka merasa diperhatikan dan lebih sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan sekitar tempat usahanya. Patroli malam yang dikemas dengan sentuhan kemanusiaan ini membuktikan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang dekat dengan denyut nadi kehidupan masyarakat Mandor.
KA, Biro Kab Landak Basirun.,”










