Satbrimob Polda Kalteng Uji Coba Inovasi Powder Pemutus Api Tangani Karhutla di Palangka Raya

banner 468x60

 

PALANGKA RAYA – Satuan Brigade Mobile (Satbrimob) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya. Selain mengerahkan personel ke titik-titik rawan kebakaran, pihaknya juga menerapkan inovasi baru berupa uji coba penggunaan Powder Pemutus Api atau penyekat api, yang dikembangkan oleh Korbrimob Polri guna menghambat penyebaran api secara cepat di lahan gambut.

 

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Dansatbrimob Polda Kalteng Kombes Pol Dieno, menyampaikan apresiasi atas langkah inovatif tersebut.

 

“Penanganan Karhutla harus cepat, tepat, dan inovatif. Uji coba powder ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam melindungi masyarakat dan lingkungan Kalteng. Motto kita adalah ‘Pantang Pulang Sebelum Padam’,” tegas Dansatbrimob.

 

Komandan Kompi 2 Satbrimob Polda Kalteng, Iptu Yanirahman, menjelaskan bahwa setiap tim yang diterjunkan ke lokasi kebakaran terdiri dari 10 hingga 12 personel, yang disusun sesuai kebutuhan harian di lapangan. Salah satu tim yang bertugas saat ini sedang beroperasi di kawasan Kereng Bangkirai dan telah berhasil menemukan sejumlah titik api aktif.

 

“Kami prioritaskan penanganan di area yang dekat dengan permukiman agar api tidak meluas dan membahayakan warga sekitar,” jelasnya.

 

Dalam pelaksanaan uji coba tersebut, bahan pemutus api berbentuk bubuk bantuan dari Korbrimob Polri dicampurkan ke dalam air, kemudian disemprotkan menggunakan tangki pemadaman yang tersedia.

 

“Hasilnya terlihat nyata, api tidak terlalu menjalar. Ini efektif sebagai penyekat atau pembatas rambatan api,” ungkap Iptu Yanirahman.

 

Penerapan inovasi peralatan dan bahan pemadam ini dinilai sangat penting, terutama untuk menghadapi karakteristik lahan gambut yang kering dan mudah terbakar serta sulit dipadamkan. Meski seringkali harus bertugas hingga larut malam, seluruh personel tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Setelah penanganan awal selesai, tim akan beristirahat dan melanjutkan tugas kembali keesokan harinya guna memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa dan benar-benar padam.

 

Selain berupaya memadamkan api, Satbrimob Polda Kalteng juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla.

 

“Apabila masyarakat di Kota Palangka Raya melihat atau menemukan adanya titik api, segera laporkan ke nomor layanan darurat 110 agar kami dapat menanganinya dengan cepat,” pungkas Iptu Yanirahman.

 

Dengan penguatan patroli, pengerahan personel yang terencana, serta pemanfaatan inovasi powder pemutus api, Satbrimob Polda Kalteng berkomitmen penuh untuk terus hadir di lapangan, mencegah Karhutla meluas, serta melindungi masyarakat dari berbagai dampak buruk yang ditimbulkan.

 

Humas Polda Kalteng

Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Tengah: Asmil Bugis

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *