LANDAK – Suasana siang yang terik menyengat di wilayah hukum Polsek Kuala Behe, Kabupaten Landak, terasa begitu berbeda pada Minggu (30/8/2026). Di tengah rutinitas patroli rutin guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran kepolisian justru disambut dengan kehangatan interaksi warga yang begitu tulus dan tak terduga.
Dalam sebuah momen yang terekam apik di lapangan, petugas patroli tampak berhenti sejenak di depan sebuah bangunan kayu khas pedesaan yang asri. Bukan untuk menindak pelanggaran atau menegakkan aturan secara kaku, melainkan semata-mata untuk menyapa, berbaur, dan mendekatkan diri dengan warga setempat. Terlihat jelas seorang personel polisi lengkap dengan seragam dinasnya berdiri santai, menyapa dengan senyum ramah saat seorang warga perempuan sedang memegang buah durian, sementara warga lainnya bersandar santai di samping sepeda motor milik petugas.
Pemandangan sederhana namun bermakna ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan sekadar sebagai penegak hukum yang kaku, melainkan sebagai mitra sejati dan sahabat warga yang selalu hadir. Sambil menikmati suasana siang hari yang terik namun penuh keakraban tersebut, polisi juga menyampaikan himbauan-himbauan Kamtibmas secara persuasif dan humanis, guna memastikan warga tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas di hari libur.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Kuala Behe IPTU Handoko Warih, secara terpisah menegaskan bahwa pola patroli dialogis seperti ini memang sengaja terus digencarkan. Tujuannya tak lain adalah untuk mempererat tali silaturahmi yang kuat antara Polri dan masyarakat di wilayah binaan.
“Kami ingin menghapus sekat yang kadang terbangun antara polisi dan warga. Patroli tidak harus selalu berlangsung tegang dan kaku. Seperti yang terlihat hari ini, kami bisa ngobrol santai, melihat aktivitas warga sehari-hari, bahkan sekadar memperhatikan buah durian yang sedang dipegang ibu-ibu. Dari obrolan ringan dan tulus itulah, pesan-pesan keamanan dan ketertiban bisa tersampaikan dengan jauh lebih baik dan mudah diterima oleh masyarakat,” ujar IPTU Handoko Warih dengan nada santai.
Lanjut Kapolsek menjelaskan, pendekatan humanis yang dijalankan pihaknya dinilai sangat efektif dalam menciptakan situasi lingkungan yang kondusif dan damai. Ketika warga merasa dekat, nyaman, dan percaya kepada polisi, mereka tidak akan segan-segan untuk melaporkan setiap gangguan keamanan maupun informasi penting yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kuala Behe agar tetap menjaga kerukunan antarwarga dan selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan, meskipun sedang berada di hari Minggu yang santai. Sinergi yang terjalin baik antara polisi dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya lingkungan yang benar-benar aman, tentram, dan damai bagi semua,” pungkasnya menutup keterangan.
KA, Biro Kab Landak Basirun










