LANDAK – Menghadapi masa rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), upaya pencegahan terus diperkokah melalui sinergi lintas sektor. Hal ini terwujud dalam kegiatan sosialisasi penanganan bencana alam, kabut asap, serta Karhutla yang diselenggarakan di Mako Koramil 1210/3 Mandor, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah krusial untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mempererat koordinasi antara aparat TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa, instansi terkait, pihak perusahaan, serta tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Mandor.
Sosialisasi dipimpin langsung oleh Ketua Tim Sosialisasi Brigjen TNI Ahmad Fauzi, didampingi Kolonel Kes Mulyasep Indrata, Kolonel Laut (S) Sugiharto, dan Kapten CZI Hamdan. Turut hadir Camat Mandor Rumolda Reno, SKM, Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, SH., M.H., Danramil Mandor Peltu Dedi Kristianto, SE, Kepala KUA Mandor Anwar, SH.I, perwakilan Puskesmas Mandor, Kepala Desa Mandor beserta perangkat, perwakilan PT FBR, serta para tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda.
Dalam paparannya, Ketua Tim Sosialisasi menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi prioritas utama. Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan butuh keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kunci utama menekan risiko kebakaran adalah kesadaran warga untuk tidak membakar lahan secara sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan dan melapor segera jika menemukan titik api agar tidak meluas.
Sementara itu, Danramil Mandor Peltu Dedi Kristianto menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang berdampak luas. Ia menambahkan bahwa koordinasi yang solid antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pencegahan maupun penanganan jika terjadi kebakaran.
Pemerintah kecamatan melalui Camat Mandor Rumolda Reno juga mendorong partisipasi aktif warga. Edukasi berkelanjutan dinilai penting agar masyarakat memahami risiko serta langkah yang harus diambil saat kondisi darurat. Ia mengajak seluruh unsur dari desa hingga kecamatan bersatu menjaga wilayah Mandor aman dari bahaya Karhutla dan kabut asap.
Perwakilan kepolisian, Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, menyampaikan pesan dari Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan komitmen bersama. Polri bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus membangun komunikasi serta mengedepankan langkah preventif.
“Penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Kita butuh kepedulian dan peran aktif masyarakat, karena pencegahan sejak dini jauh lebih efektif,” tegas Kapolsek. Ia juga mengimbau warga menghindari aktivitas pembakaran dan segera melaporkan tanda-tanda kebakaran kepada pihak berwenang.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat perhatian penuh dari para peserta yang memperoleh pemahaman lengkap mengenai kesiapsiagaan, penanganan kabut asap, serta upaya bersama menanggulangi Karhutla. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran warga semakin tumbuh sehingga Kecamatan Mandor memiliki sistem kewaspadaan yang kuat dalam menghadapi ancaman bencana ke depan.
KA, Biro Kab Landak Basirun










