KUTAI TIMUR – Keluhan panjang masyarakat yang selama ini terpendam terkait kondisi jalan poros penghubung antara Kecamatan Rantau Pulung dan Desa Batu Ampar, akhirnya mulai mendapatkan jawaban nyata dari pihak berwenang. Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Timur telah menyepakati langkah perbaikan dan mulai menurunkan peralatan serta material ke lokasi, demi memperbaiki akses yang menjadi urat nadi perekonomian warga di wilayah tersebut.
Langkah perbaikan ini merupakan buah dari serangkaian pertemuan intensif yang terus dilakukan oleh Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, S.STP, M.Si., beserta seluruh jajarannya dengan pihak Dinas PU Kabupaten Kutai Timur. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang dipenuhi lubang dalam serta permukaan yang tidak rata menjadi momok yang menyulitkan aktivitas sehari-hari. Selain perjalanan warga menjadi tidak nyaman dan berisiko kecelakaan, kerusakan jalan ini juga sering merusak kendaraan, serta memicu kenaikan biaya pengangkutan hasil bumi yang sangat memberatkan petani dan pelaku usaha lokal.
Kekecewaan warga terhadap ketiadaan perbaikan yang tak kunjung tiba sempat meluap beberapa waktu lalu. Karena merasa jenuh menunggu janji yang belum terealisasi, masyarakat setempat secara sukarela turun tangan menimbun bagian-bagian jalan yang rusak parah, demi setidaknya bisa dilalui kendaraan dengan lebih aman meski hanya sementara.
Kini, harapan itu perlahan terwujud. Melalui kerja sama yang terjalin antara pemerintah kecamatan dan dinas terkait, bahan-bahan konstruksi untuk perbaikan jalan sudah mulai didatangkan secara bertahap ke lokasi pengerjaan. Proses perbaikan pun telah berjalan dengan tertib dan terencana.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian yang akhirnya diberikan kepada kami. Perbaikan jalan ini sungguh-sungguh menjadi harapan kami, agar nantinya mobilitas warga menjadi lebih lancar dan pengiriman hasil pertanian serta perkebunan bisa berjalan tanpa hambatan, sehingga harga jual hasil bumi kami tidak lagi tergerus oleh biaya angkut yang mahal,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat yang mewakili aspirasi warga.
Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap jalannya pekerjaan, agar pengerjaan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan kualitasnya dapat dipertanggungjawabkan sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di sisi lain, keberhasilan dimulainya perbaikan jalan Rantau Pulung–Batu Ampar turut memicu harapan baru bagi warga lainnya. Masyarakat secara luas kembali memohon perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk segera menggalakkan perbaikan pada jalan poros penghubung Sangatta–Rantau Pulung yang kondisinya dikabarkan sudah sangat parah. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan wilayah Rantau Pulung dengan pusat pemerintahan dan perdagangan di Sangatta, sehingga keberadaannya sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi seluruh wilayah di ujung utara Kabupaten Kutai Timur ini.
Warga berharap keseriusan yang ditunjukkan saat ini menjadi awal perubahan nyata, sehingga akses jalan yang layak dapat dinikmati secara merata, dan masyarakat tidak lagi merasa terisolasi atau terbebani oleh kondisi infrastruktur yang tertinggal.
KA, Biro Kab Kutai Timur Supriadi S.pt..,










