PALU – Kabar membanggakan kembali datang dari jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Personel Polda Sulawesi Tengah kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. AKP Siti Elminawati resmi meraih penghargaan prestisius Hoegeng Awards 2026 pada kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak (Kelompok Rentan) dalam malam puncak penganugerahan yang digelar megah di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (31/7/2026) malam.
Penghargaan bergengsi yang mengusung nama tokoh polisi teladan Jenderal Hoegeng ini bukan diraih dengan mudah. AKP Siti Elminawati harus melewati proses seleksi yang sangat ketat dan berjenjang. Dari ribuan usulan yang dikirimkan masyarakat melalui formulir daring di detik.com, Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 akhirnya menetapkannya sebagai salah satu penerima penghargaan tahun ini. Penetapan tersebut didasarkan pada rekam jejak kinerja, dedikasi tinggi, serta dampak nyata yang ia berikan dalam melindungi perempuan, anak, dan kelompok rentan di tengah masyarakat.
AKP Siti Elminawati menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 4 Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah. Selama bertugas, ia dikenal tak kenal lelah menangani berbagai perkara kekerasan seksual serta memberikan pendampingan menyeluruh kepada para korban — mulai dari mendampingi proses hukum hingga mendukung pemulihan psikologis korban. Baginya, tugas tidak berhenti saat pelaku ditangkap, melainkan memastikan korban benar-benar pulih dan mendapatkan keadilan yang layak.
Salah satu penanganan yang mengantarkannya pada pengakuan luas adalah pengungkapan kasus pemerkosaan terhadap seorang anak yang dilakukan oleh 11 pelaku di Kabupaten Parigi Moutong pada tahun 2023. Penanganan perkara tersebut dinilai luar biasa, tidak hanya berhasil mengungkap kebenaran dan memproses hukum para pelaku, tetapi juga memberikan rasa keadilan yang mendalam bagi korban sekaligus meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya perlindungan terhadap anak. Kasus tersebut bahkan menjadi sorotan nasional karena ketegasan dan ketelitian yang ditunjukkan AKP Siti dalam menangani perkara tersebut.
Selain penegakan hukum yang tegas, AKP Siti juga secara konsisten melakukan langkah pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia rutin turun ke sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat, hingga ke pelosok desa untuk menyampaikan pesan perlindungan. Upaya ini dilakukan sebagai fondasi preventif agar kasus kekerasan dapat dicegah sejak dini, bukan hanya ditangani setelah terjadi.
Ia juga menyadari bahwa perlindungan kelompok rentan tidak bisa dilakukan sendirian. Oleh karena itu, AKP Siti secara aktif membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak — mulai dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), lembaga swadaya masyarakat, hingga tokoh masyarakat dan agama. Sinergi ini menjadi kunci untuk memperkuat sistem perlindungan, memperluas jangkauan pendampingan, serta memastikan tidak ada korban yang terabaikan.
Malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2026 dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga negara, serta para Kapolda dari seluruh Indonesia. Hadir langsung mendampingi dan turut berbangga atas capaian tersebut adalah Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Nasri.
Penghargaan kategori Polisi Pelindung Perempuan dan Anak (Kelompok Rentan) diumumkan oleh anggota Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Achmad Santosa, sementara trofi penghargaan secara resmi diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi.
Di Palu, jajaran Polda Sulawesi Tengah menyaksikan momen bersejarah ini melalui siaran langsung di Aula Torabelo Polresta Palu. Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Achmad Muhaimin, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas penghargaan yang diraih salah satu personel terbaik Polda Sulteng.
“Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi, ketulusan, dan kerja keras personel Polda Sulawesi Tengah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ungkap Kombes Pol. Achmad Muhaimin.
Ia menambahkan, prestasi AKP Siti Elminawati bukan sekadar kebanggaan pribadi, melainkan kebanggaan seluruh keluarga besar Polda Sulawesi Tengah. Lebih dari itu, penghargaan ini menjadi motivasi kuat bagi seluruh personel untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat — khususnya perempuan, anak, dan kelompok rentan yang paling membutuhkan hadirnya negara.
“Semoga ini menjadi inspirasi bagi setiap insan Polri, di mana pun bertugas, untuk selalu mengutamakan pelayanan dan perlindungan. Seperti yang dicontohkan AKP Siti: hadir, peduli, dan berjuang sampai titik terakhir demi keadilan,” tandas Kabid Humas Polda Sulteng.
Wilayah Koordinator Liputan Sulawesi Tengah
Redaksi: Media Online Pena Mitra Bhayangkara.com & Pena Mitra News.com










