Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Sukarela Diserahkan 1 Kg Sisik Trenggiling di Sanggau

banner 468x60

 

SANGGAU, Kalbar – 1 Agustus 2026 – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani kembali mencatatkan keberhasilan pembinaan teritorial di wilayah perbatasan. Berkat komunikasi sosial yang intensif dan pendekatan humanis yang dilakukan personel, seorang warga Dusun Segumun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, secara sukarela menyerahkan sekitar 1 kilogram sisik trenggiling kepada personel Pos Segumun.

 

Penyerahan dilakukan pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 09.30 WIB, dan diterima langsung oleh Komandan Pos Segumun, Sertu Fadli Madjid, didampingi empat personel Pos Segumun.

 

Keberhasilan ini merupakan buah dari kegiatan komunikasi sosial yang digelar personel Pos Segumun sejak 29–30 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan edukasi menyeluruh kepada masyarakat mengenai status trenggiling sebagai satwa yang dilindungi undang-undang, serta konsekuensi hukum berat yang dapat dijatuhkan kepada siapa pun yang memiliki, menyimpan, maupun memperdagangkan bagian tubuh satwa dilindungi tersebut.

 

Setelah menerima penjelasan dan pembinaan secara persuasif dari personel Satgas, warga berinisial GG (41) dengan kesadaran penuh dan sukarela bersedia menyerahkan sisik trenggiling yang selama ini disimpannya di rumah. Berdasarkan keterangan warga, sisik tersebut berasal dari hasil perburuan yang sudah dilakukan cukup lama, dan semula disimpan untuk konsumsi pribadi.

 

Sertu Fadli Madjid selaku Danpos Segumun menegaskan bahwa pendekatan melalui komunikasi sosial yang bersifat mengedukasi dan tidak bersifat menghukum menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat di wilayah perbatasan. Kesadaran warga untuk menyerahkan barang yang dilarang itu secara sukarela merupakan wujud nyata meningkatnya kepatuhan terhadap hukum sekaligus kepedulian terhadap kelestarian satwa yang dilindungi.

 

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani berkomitmen akan terus meningkatkan kegiatan komunikasi sosial, memperluas jangkauan edukasi hukum dan lingkungan kepada masyarakat, serta memperkuat patroli dan pengawasan di sepanjang garis perbatasan. Langkah ini diambil guna mencegah peredaran satwa liar yang dilindungi maupun barang-barang ilegal lainnya yang melintasi wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

 

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi yang harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menciptakan suasana wilayah yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat upaya pelestarian satwa liar yang terancam punah di wilayah perbatasan.

 

Sugeng Hijriadi

Kabiro / Perwakilan Wilayah Kabupaten Sanggau

Media Online Pena Mitra Bhayangkara.com & Pena Mitra News.com

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *