Kapolres Ketapang Tinjau Langsung Lokasi Karhutla, 87 Personel Gabungan Dikerahkan

banner 468x60

 

KETAPANG, Polda Kalbar – Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., C.P.H.R., turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ruas Jalan Pelang–Kepuluk KM 5 hingga KM 10, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, pada Selasa (5/8/2026).

 

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Ketapang guna memastikan penanganan kebakaran berjalan optimal sekaligus mengevaluasi langkah percepatan pemadaman di lapangan.

 

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare. Kawasan tersebut diketahui merupakan wilayah yang setiap tahun rawan terbakar saat musim kemarau berkepanjangan, meskipun penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.

 

Proses pemadaman terus dilakukan tim gabungan, namun dihadapkan sejumlah kendala berat. Angin yang cukup kencang membuat api cepat menjalar, sementara karakteristik lahan gambut yang tebal dan kering serta minimnya sumber air semakin memperlambat proses pemadaman. Armada pemadam terpaksa mengambil pasokan air dari permukiman warga berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi. Selain itu, kepulan asap tebal sangat membatasi jarak pandang, sehingga petugas mengimbau pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas.

 

Sebanyak 87 personel gabungan diterjunkan ke lokasi, terdiri dari 13 personel Polres Ketapang, 15 personel Yon TP 832, 4 personel Koramil 1203-13/MHS, 28 personel BPBD Kabupaten Ketapang, 15 personel Manggala Agni, 2 personel Satpol PP, serta masing-masing 5 anggota LPHD Desa Sungai Pelang dan Desa Sungai Besar.

 

Berbagai upaya dipercepat, meliputi pengecekan langsung lokasi, pemadaman dan pendinginan titik api, pemberian imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan, pelaksanaan pengeboman air (water bombing) oleh BPBD Provinsi Kalimantan Barat, koordinasi lintas instansi, hingga pengaturan jalur alternatif yang aman bagi kendaraan roda dua, roda empat maupun roda enam.

 

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan seluruh unsur terkait akan terus bersinergi hingga api benar-benar padam dan situasi kembali aman.

 

“Kami terus mengerahkan personel bersama seluruh instansi terkait untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, sehingga kami juga mengimbau pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah musim kemarau seperti saat ini. Penyebab kebakaran juga masih kami lakukan penyelidikan,” tegas Kapolres.

 

Polres Ketapang juga mengajak seluruh masyarakat turut berperan aktif mencegah karhutla, yaitu dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas.

 

Endin Investigasi.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *