Polres Ketapang Gelar Tes Psikologi Calon Pemegang Senjata Api, Jamin Kesiapan Mental dan Profesionalisme Personel

banner 468x60

 

KETAPANG, Polda Kalbar — Polres Ketapang bekerja sama dengan Bagian Psikologi (Bagpsikologi) Ro SDM Polda Kalbar melaksanakan kegiatan pemetaan dan tes psikologi bagi calon pemegang senjata api organik Polri, sekaligus pemeriksaan profil klinis psikologi, bertempat di Mapolres Ketapang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 100 personel yang berasal dari Polres Ketapang, Polres Kayong Utara, serta Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar.

 

Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan setiap personel yang mengajukan maupun telah menggunakan senjata api organik memiliki kelayakan psikologis yang memadai. Selain itu, kegiatan juga menyediakan layanan konseling guna mendampingi personel yang membutuhkan pendampingan psikologis, agar tetap mampu menjalankan tugas secara profesional dan optimal.

 

Kegiatan dihadiri langsung oleh Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., M.H., Ps., didampingi Kabag SDM Polres Ketapang, Kabag SDM Polres Kayong Utara, Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kalbar, serta tim penguji dari Bagpsikologi Ro SDM Polda Kalbar. Dalam rangkaiannya, tim melaksanakan asesmen psikologi, pemetaan menyeluruh kondisi psikologis personel, hingga pendampingan konseling bagi anggota yang memerlukannya. Langkah ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri.

 

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melalui Wakapolres Ketapang menegaskan bahwa pemeriksaan psikologi merupakan tahapan krusial dalam menjaga standar profesionalisme anggota, terutama bagi yang memegang senjata api.

 

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat diketahui kelayakan psikologis personel dalam penggunaan senjata api organik. Selain itu, layanan konseling yang diberikan juga menjadi bagian dari upaya pembinaan terhadap anggota yang memiliki permasalahan, sehingga dapat memperoleh solusi yang tepat dan tidak mengganggu pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Kompol Hoerrudin.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Hasil pemetaan dan tes psikologi ini nantinya akan menjadi dasar penting dalam pembinaan personel, guna memastikan setiap anggota Polri yang bertugas memiliki kesiapan mental dan psikologis yang prima, serta senantiasa menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional dan berintegritas.

 

Sandro Investigasi Kalbar.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *