Kapolda Sulut Melayat Korban Kecelakaan Kejurda Tidar Drag Race 2026: Proses Hukum Ditarik ke Tingkat Polda Demi Transparansi

banner 468x60

 

KOTAMOBAGU, Humas Polda Sulut — Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Roycke Harry Langie, didampingi Karo Ops Polda Sulut, Dirlantas Polda Sulut, serta jajaran Forkopimda Kotamobagu, melayat ke rumah duka dan membesuk korban musibah kecelakaan yang terjadi pada ajang Kejurda Open Turnamen Tidar Drag Race 2026, Senin (10/8/2026). Kedatangan rombongan pimpinan kepolisian ini menjadi wujud empati serta perhatian mendalam dari jajaran Polri kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

 

Kapolda Sulut menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa maut yang merenggut nyawa serta mengakibatkan sejumlah orang luka-luka tersebut. “Saya sebagai Kapolda Sulawesi Utara dan jajaran menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban yang sudah mendahului kita. Semoga arwah dapat diterima di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Untuk para korban luka, mari kita berdoa bersama agar diberikan kesembuhan,” ucap Kapolda.

 

Terkait penanganan kasus ini, Kapolda menegaskan proses hukum tetap berjalan dan akan dilakukan secara terbuka serta akuntabel. Lebih lanjut, ia menyatakan penanganan kasus kecelakaan ini akan ditarik ke tingkatan Polda Sulut guna memastikan proses penyidikan berjalan transparan dan menyeluruh. Langkah awal telah diambil tim penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi, mulai dari alur penyelenggaraan acara hingga indikasi kelalaian yang mungkin terjadi.

 

“Tim saat ini sedang melakukan proses penyelidikan yang mendalam. Sudah ada sekitar lima orang yang diperiksa, termasuk pengemudi mobil. Pengemudi tentu berpotensi kuat menjadi tersangka karena unsur kealpaan atau kelalaian. Mengenai pihak penyelenggara atau panitia, semua pihak akan kita periksa alurnya, apakah prosedur dan mekanismenya diikuti atau tidak. Kita tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah, namun jika ada perbuatan melawan hukum, pasti ditegakkan,” tambah Irjen Pol Roycke Harry Langie.

 

Berdasarkan data terkini, musibah ini menelan total 17 korban, dengan rincian 8 orang meninggal dunia, 8 orang mengalami luka berat dan sedang dirawat di rumah sakit, serta 1 korban luka ringan yang menjalani perawatan rawat jalan.

 

Di akhir pernyataannya, Kapolda mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu, saling menguatkan, dan menjadikan musibah ini sebagai bahan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

 

PMBcom.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *