Duduk Bersama Minum Kopi, Polsek Mandor Bangun Kedekatan Lewat Patroli Humanis

banner 468x60

 

POLRES LANDAK – POLDA KALBAR — Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat di salah satu warung kopi Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, pada Minggu malam (9/8/2026). Di tengah pelaksanaan patroli rutin menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), seorang anggota Polsek Mandor tampak memilih cara yang menyentuh hati dalam menjalankan tugasnya.

 

Alih-alih hanya berkeliling menggunakan kendaraan dinas atau memantau situasi dengan sikap kaku, petugas justru memarkir kendaraan, menghampiri warga yang sedang berkumpul, lalu duduk berbaur layaknya saudara. Dalam momen tersebut, terlihat jelas keakraban yang terjalin antara aparat kepolisian dengan tiga orang pemuda setempat. Sambil menikmati minuman di meja kayu sederhana, mereka berbincang santai yang diselingi tawa lepas.

 

Pendekatan sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk menindak pelanggaran, melainkan sebagai mitra, sahabat, dan pelindung yang siap mendengar keluh kesah warga secara langsung. Di sela obrolan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, mengimbau para pemuda agar senantiasa menjaga kerukunan, menjauhi pergaulan negatif, dan bersama-sama menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

 

Kapolsek Mandor, Ipda Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pendekatan humanis dan persuasif seperti ini terus didorong oleh pimpinan, termasuk Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K.

 

“Patroli malam tidak harus selalu terkesan tegang. Dengan duduk bersama, minum kopi, dan mengobrol dari hati ke hati, kita bisa menyerap aspirasi warga sekaligus menyampaikan himbauan keamanan dengan cara yang lebih mudah diterima,” ujar Ipda Bernadus.

 

Lanjut ia menyampaikan, kehadiran polisi di warung kopi atau tempat berkumpul warga merupakan strategi penyeimbang yang sangat efektif. “Warung kopi adalah pusat informasi dan interaksi sosial. Ketika polisi hadir dan duduk sejajar dengan warga, tumbuh rasa saling percaya. Kami ingin warga merasa bahwa polisi adalah bagian dari mereka, sehingga jika ada potensi gangguan keamanan, warga tak ragu untuk segera melapor,” tambahnya.

 

Kegiatan sederhana namun bermakna ini menunjukkan bahwa kehadiran kepolisian tidak selalu harus terkesan kaku dan jauh. Melalui kedekatan yang tulus, kepercayaan masyarakat dapat dibangun, sehingga tercipta hubungan harmonis yang kuat demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama di wilayah Mandor.

 

KA, Biro Kab Landak Basirun.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *