Polda Kaltim Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Karhutla, Siagakan 350 Personel Gabungan

banner 468x60

 

BALIKPAPAN — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan M. Jasin Satbrimob Polda Kaltim, Selasa (11/8/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat kesiapan dan keterpaduan penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan yang mengancam wilayah Kaltim di tengah musim kemarau.

 

Apel dipimpin dan dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., serta turut hadir perwakilan Otorita IKN Lazuardi Nasution, S.T., M.Si., Kepala BPBD Buyung Dodi Gunawan, S.STP., M.Si., para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini mengerahkan 350 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Satbrimob, Dit Samapta, Ditpolair, Ditreskrimsus, Basarnas, BPBD, hingga relawan bencana.

 

Apel ini menjadi momen strategis untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kesinergian kerja sama lintas sektor dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kalimantan Timur.

 

Wakapolda Kaltim dalam arahannya menekankan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal jumlah personel dan peralatan, melainkan kemampuan seluruh unsur bergerak secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi saat bencana terjadi.

 

“Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi Karhutla,” ujar Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo.

 

Senada dengan hal itu, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pencegahan, deteksi dini, hingga respons cepat.

 

“Prinsip kita jelas: mencegah lebih baik daripada memadamkan. Jangan menunggu api membesar untuk baru bergerak. Deteksi dini, respons cepat, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci agar Karhutla tidak meluas. Penanganan ini adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

 

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api atau tanda-tanda terjadinya kebakaran. Dengan kepedulian dan partisipasi bersama, diharapkan Kalimantan Timur tetap aman, sehat, dan terlindungi dari ancaman Karhutla.

 

Sumber: Humas Polda Kaltim

 

Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur Muhammad Thio Adnan.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *