SAMARINDA – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melalui Tim Respons Bencana Batalyon B Pelopor dalam menangani kejadian kebakaran yang melanda kawasan Rawa Indah, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, pada Minggu (16/8/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang diterima, kobaran api pertama kali terlihat oleh warga sekitar pukul 23.10 WITA. Mendapat laporan kejadian, tim yang dipimpin langsung Aipda M. Zen Mahmudi bersama tiga personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus mengamankan area sekitar tempat kejadian guna mencegah meluasnya api.
Sesampainya di lokasi, personel langsung berkoordinasi dengan unsur pemadam kebakaran dan pihak terkait untuk menyusun strategi penanggulangan. Berkat kerja keras dan sinergi yang baik antar seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.20 WITA.
Dampak dari kejadian ini, sebanyak dua unit rumah milik warga mengalami kerusakan. Namun demikian, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti terjadinya kebakaran.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dari komitmen Brimob dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk saat menghadapi situasi darurat di waktu malam.
“Tim Respons Bencana Batalyon B Pelopor senantiasa disiagakan untuk merespons cepat setiap bencana maupun keadaan darurat. Kehadiran kami di lapangan adalah wujud nyata komitmen memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol. Ronny Suseno.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan sinergi yang terjalin antara personel Brimob, pemadam kebakaran, kepolisian setempat, serta warga yang turut membantu proses penanganan hingga api berhasil dikendalikan.
Satbrimob Polda Kaltim mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, antara lain dengan memeriksa kondisi instalasi listrik dan sumber api agar tetap aman, serta segera melapor ke petugas jika melihat tanda-tanda kebakaran.
(Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio Adnan)










