BERAU – Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian mengkhawatirkan, Polsek Gunung Tabur Polres Berau terus berinovasi memperkuat kesiapsiagaan. Salah satu langkah nyata yang dihadirkan adalah mobil penyemprot khusus penanganan Karhutla, guna mendukung respons cepat saat terjadi kebakaran di wilayah hukumnya.
Inovasi ini digagas langsung oleh Kapolsek Gunung Tabur Iptu Alan Firdaus, S.H., M.Si., sebagai upaya meningkatkan kemampuan personel dalam melakukan penanganan awal sebelum api meluas ke area yang lebih luas.
Kehadiran mobil penyemprot ini diharapkan dapat mempercepat mobilisasi petugas ke lokasi kejadian, sekaligus menjadi sarana pemadaman pertama yang efektif. Selain untuk penanganan darurat, kendaraan ini juga dimanfaatkan saat patroli rutin serta menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki risiko tinggi terbakar.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Gunung Tabur menyampaikan, inovasi ini merupakan bukti nyata kesiapan kepolisian melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Lebih cepat merespons, lebih cepat menangani, dan bersama-sama mencegah Karhutla. Inovasi ini wujud komitmen Polsek Gunung Tabur hadir memberikan perlindungan bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Iptu Alan Firdaus.
Ia juga menegaskan, keberhasilan pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan sendirian. Sinergi dan kepedulian seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari tidak membakar lahan sembarangan hingga segera melaporkan jika menemukan titik api.
Dengan kendaraan ini, diharapkan penanganan di lapangan menjadi lebih efektif dan cepat, sekaligus menjadi bukti Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan terbaik demi keamanan dan kenyamanan warga Berau.
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio Adnan










