MENYUKE, LANDAK – Dalam upaya mempercepat penanganan dan merespons meningkatnya titik panas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., memimpin langsung kegiatan rapat koordinasi melalui Zoom Meeting yang dilaksanakan di samping Mapolsek Menyuke, Kabupaten Landak, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Kapolres Landak Kompol Saeful Bahari, S.H., M.H., serta para Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Satuan (Kasat) dari jajaran Polres Landak. Hadir pula di lokasi kegiatan, Kapolsek Menyuke I Nyoman Astika, S.H., didampingi para perwira staf dan anggota Polsek Menyuke, antara lain Kasium Polsek Aiptu Agustiyansah, Kanit Samapta Aiptu Heny Wintoko, Ka SPK Aipda Eko Muslimin, serta anggota Aipda Sugiarto, Aipda Timotius Niko, Bripka Adrianus Vivi Miro, Brigadir Efdi, Briptu Andika, dan Briptu Davif.
Dalam arahannya, Kapolres Landak mengawali dengan mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan kesiapan seluruh personel yang hadir dalam kegiatan koordinasi tersebut. Ia menyoroti perkembangan situasi terkini yang menunjukkan peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah hukum Kabupaten Landak.
“Setelah kita lakukan evaluasi hingga hari ini, jumlah titik panas justru semakin banyak. Saya tekankan kepada Bapak Kapolsek, untuk semakin mendekatkan diri dengan unsur Forkopimcam di wilayah masing-masing dalam menangani masalah Karhutla ini,” tegas AKBP Devi Ariantari.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya pencarian solusi bersama dengan para pemangku kepentingan terkait mengenai pola pembukaan lahan, agar Kabupaten Landak tidak terus-menerus tercatat sebagai wilayah dengan indikasi titik api yang tinggi dalam pemantauan melalui Aplikasi Lancang Kuning.
“Kami meminta seluruh pihak terkait dapat mencari solusi terkait cara pembukaan lahan, sehingga Kabupaten Landak tidak terus terdeteksi memiliki titik api yang tinggi di Aplikasi Lancang Kuning,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kapolres Landak Kompol Saeful Bahari, S.I.P., M.Sos., dalam keterangannya mengajak seluruh jajaran Polres maupun Polsek untuk melaksanakan pengecekan langsung terhadap keberadaan titik panas di wilayah masing-masing. Hal ini sejalan dengan penekanan Kapolda Kalbar agar wilayah Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Landak, tetap aman dari ancaman kabut asap.
“Mari kita laksanakan bersama. Baik dari pihak Polres maupun Polsek, lakukan pengecekan keberadaan titik panas di wilayah masing-masing. Ini adalah penekanan langsung dari Bapak Kapolda agar wilayah kita terbebas dari kabut asap,” ungkap Waka Polres.
Kompol Saeful Bahari juga menambahkan bahwa para Kabag dan Kasat di jajaran Polres Landak akan ditugaskan untuk turun langsung memantau situasi dan kondisi perkembangan Karhutla di wilayah-wilayah Polsek jajaran, guna memastikan kesiapan dan efektivitas penanganan di lapangan.
Kegiatan rapat koordinasi ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran kepolisian dalam merespons cepat ancaman Karhutla serta memperkuat sinergi dari tingkat pusat hingga ke lapangan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Landak.
Humas Polsek Menyuke
(Oleh: KA, Biro Kab Landak – Basirun)










