Mengapa Walikota Makassar Enggan Ditemui? Kami Hanya Ingin Bertamu dan Berbincang Santai

banner 468x60

 

Makassar –  Kerinduan untuk sekadar bertamu dan berbincang santai dengan pemimpin kota kini terasa mustahil bagi sejumlah pedagang dan elemen masyarakat terkait isu pemindahan Pasar Kalimbu’. Alih-alih mendapatkan kesempatan berdialog, pertanyaan yang terus bergema adalah: mengapa tampaknya sangat sulit untuk menemui Walikota Makassar, padahal maksud kami hanya ingin menyampaikan harapan secara langsung tanpa nada konfrontasi?

 

Kegelisahan ini muncul seiring rencana pemindahan lokasi pasar lokal Kalimbu’ ke ruang Terminal Mallengkeri. Bagi para pedagang yang sudah puluhan tahun berniaga di tempat lama, keputusan ini memicu kecemasan mendalam dan ketidakpastian masa depan.

 

Mereka khawatir relokasi ini akan membuat mereka kehilangan “sambaluk” – istilah akrab yang berarti pelanggan setia yang sudah terjalin ikatan kekeluargaan selama bertahun-tahun. Selain itu, muncul kekhawatiran akan adanya biaya tambahan yang harus dikelola untuk menyewa tempat baru, sementara belum ada jaminan fasilitas yang memadai maupun keramaian pembeli yang setara seperti lokasi lama.

 

Kami tidak datang untuk menuntut dengan suara keras, atau mencari kesalahan pihak manapun. Kami hanya ingin ditemui, duduk bersama, dan berbicara dari hati ke hati layaknya warga kepada pemimpinnya. Agar aspirasi yang terpendam ini bisa didengar, dan solusi yang diambil nantinya benar-benar berpihak pada kelangsungan hidup ekonomi rakyat kecil.

 

BATEKU MI – dende #KoPigiKeliling

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *