Mini Launching Cyber Resilient Community (CRC): Langkah Awal Wujudkan Masyarakat Tangguh Hadapi Ancaman Siber

banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital, ancaman kejahatan siber semakin meluas dan menyasar berbagai lapisan masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan Mini Launching Cyber Resilient Community (CRC) pada Senin, 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis awal dalam membangun ekosistem masyarakat yang tangguh, cerdas, dan adaptif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman kejahatan finansial maupun kejahatan digital lainnya.

Cyber Resilient Community (CRC) merupakan sebuah inisiatif yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor — antara Polri, pemerintah daerah, dunia akademik, pelaku usaha, media, hingga masyarakat luas — dalam upaya meningkatkan literasi digital, pencegahan kejahatan siber, serta penguatan sistem pelaporan berbasis komunitas. Program ini hadir bukan sekadar sebagai respons terhadap maraknya penipuan daring, pencurian data, hingga penyalahgunaan informasi, melainkan sebagai fondasi untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh warga.

Dalam acara tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai visi, misi, serta mekanisme implementasi CRC. Dijelaskan bahwa komunitas ini akan menjadi wadah edukasi, koordinasi, dan sinergi yang berkelanjutan, sehingga setiap lapisan masyarakat memiliki pemahaman yang setara tentang risiko di dunia maya sekaligus kemampuan melindungi diri dan lingkungannya.

Sebagai penggerak utama program, Ditbinmas Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi yang selaras dengan semangat transformasi Polri Presisi. Kehadiran CRC juga menjadi bukti nyata bahwa pencegahan kejahatan siber tidak dapat dilakukan sendirian oleh pihak kepolisian, melainkan harus melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa.

Masyarakat pun diajak untuk turut serta membangun ketahanan siber mulai dari lingkungan yang paling dekat — keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga tingkat desa dan kelurahan. Kesadaran dan kehati-hatian setiap individu adalah benteng pertama yang paling kokoh dalam menghadapi modus kejahatan digital yang kian canggih.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Cyber Resilient Community (CRC) diharapkan tumbuh menjadi gerakan kolektif yang kuat. Gerakan ini tidak hanya memperkuat budaya sadar siber di tengah masyarakat, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital yang terus berkembang. Pada akhirnya, CRC menjadi langkah nyata mewujudkan Kalimantan Timur yang lebih aman, tangguh, dan berdaya — tidak hanya di dunia nyata, tetapi juga di ruang siber.

 

Korwil Kaltim Muhammad Thio Adnan.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *