Panen Raya Jagung 1 Ton di Kutai Timur, Polsek Muara Ancalong Dukung Swasembada Pangan Nasional

banner 468x60

KUTAI TIMUR – Polsek Muara Ancalong bersama PT Gemilang Sejahtera Abadi (GSA) melaksanakan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan berlangsung di lahan ketahanan pangan seluas 3 hektare yang berada di Afdeling 4, Desa Melan, Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur. Jagung hibrida varietas FI 1 Bisi 2 yang dipanen diperkirakan menghasilkan sekitar 1.000 kilogram.

Panen raya dihadiri Manager PT GSA Dedi Dwi Wahyuana, Kapolsek Muara Ancalong IPTU Erwan Tri Yunanto, Kapolsubsektor Long Mesangat AIPTU M. Soleh Efendi, unsur Kecamatan Long Mesangat, personel Polsek Muara Ancalong, personel Polsubsektor Long Mesangat, serta karyawan PT GSA.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Muara Ancalong bersama pihak perusahaan melakukan pemanenan jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Kapolsek Muara Ancalong IPTU Erwan Tri Yunanto mengatakan, panen raya merupakan wujud sinergi antara Polri, pemerintah, dan dunia usaha dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.

“Panen raya ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dan dunia usaha dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Muara Ancalong,” ujar IPTU Erwan Tri Yunanto.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban, khususnya di lingkungan perkebunan dan pertanian, agar aktivitas produksi dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Meski hasil panen mencapai sekitar satu ton, proses budidaya jagung masih menghadapi sejumlah kendala. Hama tikus serta tingginya curah hujan menjadi faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan tanaman dan produktivitas hasil panen.

Usai dipanen, jagung akan melalui proses penyimpanan, pengeringan, dan pemipilan sebelum dimanfaatkan lebih lanjut.

KA. Biro Kab. Kutai Timur Supriadi, S.Pt

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *