MELAWI – Guna mempercepat dan memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah, Polres Melawi Polda Kalbar akan menerima tambahan kekuatan personel dari Korps Brimob Polri sebanyak satu peleton atau berjumlah 30 orang.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., kepada Humas Polri Polres Melawi, Selasa (25/8/2026).
“Dalam upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Melawi akan mendapatkan bantuan satu peleton personel dari Korps Brimob Polri yang saat ini masih dalam proses penjemputan di Polda Kalbar,” ungkap AKBP Askhabul Kahfi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, personel bantuan tersebut akan ditempatkan di wilayah hukum Polres Melawi, jajaran Polsek, maupun langsung diterjunkan ke titik-titik lokasi yang sedang berlangsung penanganan kebakaran. Penambahan kekuatan ini diharapkan mampu meringankan beban serta mempercepat proses pemadaman dan penanganan yang selama ini telah dijalankan secara bersama-sama.
Kekuatan baru ini akan berintegrasi dengan berbagai unsur yang telah terlibat, antara lain Polri, TNI, BPBD Melawi, Damkar Pemkab Melawi, Satuan Polisi Pamong Praja, PDAM Tirta Melawi, Badan Sosial Pencegahan Bahaya Kebakaran Nanga Pinoh, Forkopimcam, Pemerintah Desa, Peleton Masyarakat Peduli Api, pihak perusahaan serta masyarakat setempat.
“Kekuatan ini akan bergabung dengan 102 personel Polres Melawi yang telah terjun dalam operasi sebelumnya, dan akan diberdayakan secara maksimal. Kami akan terus bersinergi bersama instansi terkait, memanfaatkan sepenuhnya sumber daya serta fasilitas pemadaman yang tersedia,” tegas Kapolres Melawi.
Koordinasi dan kerja sama lintas sektor terus dijaga dan diperkuat. Harapan bersama, melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, permasalahan Karhutla di wilayah Melawi dapat segera tertangani dengan tuntas demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Endin Investigasi Kalbar.










