Polres Melawi dan Polsek Jajaran Laksanakan Ground Check Titik Api serta Penanganan Karhutla di Sejumlah Wilayah

banner 468x60

 

Polres Melawi Polda Kalbar – Polres Melawi Polda Kalbar melalui Polsek jajaran terus mengintensifkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melaksanakan ground check titik api serta penanganan langsung di lokasi yang terdeteksi, Minggu (2/8/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas hasil pemantauan titik panas (hotspot) guna memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah-langkah pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

 

Kapolres Melawi Polda Kalbar, AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., mengatakan bahwa seluruh jajaran Polsek bergerak cepat melakukan pengecekan setiap titik api yang terdeteksi serta berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya penanganan karhutla.

 

“Hasil ground check menjadi dasar bagi personel untuk menentukan langkah penanganan di lapangan. Selain melakukan pemadaman, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas,” ujarnya.

 

Berdasarkan hasil ground check, Polsek Nanga Pinoh menemukan enam titik api yang berada di Desa Labai Mandiri, Desa Nanga Kayan, Desa Labai Mandiri, Desa Labai Mandiri, Desa Suka Damai Kecamatan Pinoh Utara, serta Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh.

 

Polsek Belimbing mendapati lima titik api, masing-masing di Desa Langan, Desa Nanga Kebrak (dua titik), Desa Tikan, Kecamatan Belimbing, dan Desa Piawas, Kecamatan Belimbing Hulu.

 

Sementara itu, Polsek Ella Hilir menemukan tiga titik api yang berada di Desa Nanga Ella Hilir, Desa Bembai Permai, dan Desa Pelempai Jaya, Kecamatan Ella Hilir.

 

Di wilayah Polsek Sayan terpantau tujuh titik api, yaitu di Desa Madya Raya (dua titik), Desa Mekar Pelita (dua titik), Desa Nanga Kompi (dua titik), serta Desa Nanga Kasai, Kecamatan Sayan.

 

Dalam pelaksanaan penanganan di lapangan, personel menghadapi sejumlah kendala, di antaranya lokasi lahan yang terbakar berada jauh dari permukiman warga, akses menuju lokasi yang sulit karena kondisi berbukit dan jalan tanah, keterbatasan peralatan pemadaman, serta minimnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

 

Meski demikian, personel Polres Melawi bersama Polsek jajaran tetap berupaya melakukan pemadaman secara maksimal agar api tidak meluas. Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

 

Kapolres Melawi menegaskan bahwa upaya pencegahan akan terus dilakukan melalui patroli rutin, ground check titik api, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah menjaga lingkungan serta meminimalisir dampak karhutla di wilayah Kabupaten Melawi.

 

“Penanganan karhutla membutuhkan peran serta semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera dilakukan penanganan,” tegas Kapolres.,Humas Res Mlw (Arb).

 

Endin Investigasi.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *