Polri Hadirkan Kepedulian di Tengah Duka Pascagempa NTT

Oplus_16908288
banner 468x60

 

NUSA TENGGARA TIMUR – Di tengah situasi pascagempa bumi yang masih menyisakan duka dan tantangan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT), kepedulian juga tulus diberikan kepada para personel Polri yang ikut merasakan dampak bencana namun tetap teguh menjalankan tugas pengabdian.

 

Kasatgas Humas Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Bencana NTT, Kombes Pol Bayu Suseno, melaksanakan kunjungan khusus untuk menyambangi dan memberikan perhatian kepada tiga personel Polres Ende yang turut terdampak langsung oleh gempa bumi. Ketiga personel tersebut adalah Aipda Centysius Spanorama (anggota Satlantas Polres Ende), Bripka Paulus Rago (Bhabinkamtibmas Kelurahan Onekore Polsek Ende), serta Aiptu Yahya Tonu Weni, S.Sos. (Bhabinkamtibmas Kelurahan Roworena Polsek Ende).

 

Suasana pertemuan berlangsung sederhana namun terasa sangat hangat dan menyentuh hati. Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Bayu Suseno memberikan dukungan moril serta wejangan kepada ketiga anggotanya agar tetap kuat dan bertekad bulat melanjutkan pengabdian. Meski mereka sendiri merasakan dampak kerusakan dan kehilangan akibat bencana, semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap dijaga.

 

“Pesan yang kami sampaikan bukan sekadar kewajiban tugas, melainkan nilai kemanusiaan yang mendalam. Seorang anggota Polri harus tetap hadir melindungi masyarakat, namun kami juga saling menguatkan sesama keluarga besar Polri di tengah kondisi yang tidak mudah ini,” ujar Kombes Pol Bayu Suseno.

 

Usai menyambangi para personel, kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Masjid At Taqwa yang bangunannya ikut terdampak gempa. Di lokasi tersebut, ia bertemu dengan Imam Masjid, Bapak Ruslin Hj. Ibrahim, guna melihat secara rinci kondisi kerusakan bangunan serta mendengarkan kebutuhan warga sekitar.

 

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran Polri dalam penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga pada perhatian jiwa dan rasa. Polri ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun—baik personel maupun masyarakat—yang merasa sendirian menghadapi masa sulit ini.

 

Dari personel yang tetap tegar hingga warga yang mulai bangkit, semangat yang dibawa tetap satu: saling menguatkan, bangkit bersama, dan perlahan namun pasti menata kembali kehidupan yang sempat terguncang oleh gempa bumi.

 

(PMBcom, Kaltim.)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *