Polri Hadir Tanpa Sekat di Tengah Bencana: Polda NTT Bantu Warga dan Renovasi Masjid Terdampak Gempa

banner 468x60

 

ENDE, NUSA TENGGARA TIMUR – Di tengah kondisi Masjid At-Taqwa Watumbawu yang terdampak gempa bumi, kehadiran kepolisian membawa pesan sederhana namun menyejukkan hati bagi warga: mereka tidak sendiri menghadapi masa sulit ini.

 

Kapolda NTT, Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., turun langsung ke lokasi Masjid At-Taqwa, Watumbawu, Kecamatan Dona, Kabupaten Ende, Jumat (28/8/2026). Kunjungan ini tidak hanya bertujuan meninjau kondisi rumah ibadah yang mengalami kerusakan, tetapi juga untuk bertemu dan berbincang akrab dengan masyarakat yang terdampak bencana.

 

Suasana kebersamaan semakin terasa hangat saat bantuan paket sembako diserahkan langsung kepada warga. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari masyarakat yang masih berupaya bangkit pasca peristiwa gempa.

 

Kepedulian Polda NTT tidak hanya ditujukan bagi warga, namun juga langsung menyentuh pemulihan tempat ibadah. Sebesar Rp100 juta diserahkan guna mendukung proses renovasi dan perbaikan Masjid At-Taqwa yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

 

Yang membuat bantuan ini terasa sangat istimewa dan bermakna, dana tersebut merupakan hasil gotong royong dan sumbangan sukarela dari seluruh anggota Polda NTT, tanpa memandang latar belakang agama, baik personel Muslim maupun non-Muslim. Semangat persatuan ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah musibah, kepedulian tidak mengenal perbedaan.

 

“Kami telah memerintahkan seluruh jajaran Polda NTT untuk memberikan bantuan maksimal bagi rumah-rumah ibadah yang terdampak gempa, tanpa membedakan latar belakang agama apapun,” tegas Kapolda NTT.

 

Bagi masyarakat setempat, kehadiran Polri tidak hanya dipahami sebagai kekuatan yang menjaga keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, di tengah situasi pascabencana yang berat, polisi hadir secara nyata membantu membersihkan area, memperbaiki fasilitas, dan berupaya menghidupkan kembali ruang-ruang yang memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

 

Ketika masjid kembali dapat digunakan oleh jamaahnya, hal itu bukan sekadar berarti sebuah bangunan telah pulih. Di sanalah warga dapat kembali berkumpul, beribadah, dan menemukan ketenangan batin setelah melewati masa-masa yang penuh ketidakpastian.

 

Dari Desa Watumbawu, semangat gotong royong dan kebersamaan itu kembali terasa kental. Polri hadir tanpa sekat, membantu tanpa membedakan, dan berjalan bersama masyarakat dalam upaya memulihkan tatanan kehidupan pascabencana gempa.

 

Bagi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi musibah, terkadang yang paling berharga bukanlah sekadar besarnya bantuan materi yang diberikan, melainkan kehadiran tulus serta keyakinan bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap berdiri berdampingan dengan mereka.

 

(PMBcom, Kaltim.)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *