Polres Sambas Maksimalkan Embung Estafet Percepat Pemadaman Karhutla di Sungai Baru

banner 468x60

 

SAMBAS – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, terus diperkuat dengan terobosan taktis guna mengatasi keterbatasan sumber air. Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H., turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan memastikan kinerja embung buatan yang menjadi tumpuan pasokan air bagi tim pemadam di lapangan.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres memeriksa langsung fungsi dan kesiapan embung yang dibangun berdekatan dengan area titik panas. Embung ini dirancang sebagai sistem penampungan dan penyaluran air strategis, mengingat lokasi kebakaran berada cukup jauh dari sumber air utama.

 

Sistem yang diterapkan berupa dua tahap embung berjenjang atau sistem estafet. Dari sumber air utama, air dialirkan sejauh kurang lebih 200 meter menuju embung pertama. Selanjutnya, menggunakan mesin pompa tipe Robin, air disedot kembali ke embung kedua dengan jarak sekitar 100 meter. Berkat pengaturan ini, aliran air dapat menjangkau titik api dengan tekanan pompa yang maksimal, sehingga proses penyemprotan dan pendinginan berjalan jauh lebih efektif meski medan cukup menantang.

 

Melalui Kasihumas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono, Kapolres menyatakan bahwa pemanfaatan embung buatan ini merupakan solusi kunci untuk mempercepat penanganan Karhutla di wilayah yang akses airnya terbatas.

 

“Embung ini sangat membantu tim di lapangan karena dapat digunakan untuk menampung dan menyalurkan air menuju lokasi yang terbakar. Dengan dukungan sarana tersebut, proses pemadaman dan pendinginan diharapkan lebih efektif,” jelas AKP Sadoko Kasih Wiyono.

 

Sementara itu, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Teluk Keramat, Batalyon Bantuan Operasional Brimob, Tim Khusus Karhutla Polres Sambas serta instansi terkait lainnya, terus bekerja siang hingga sore hari. Air dari embung dialirkan melalui peralatan pemadam kebakaran ke area lahan yang terbakar. Fokus utama tidak hanya memadamkan api yang terlihat, namun juga melakukan pendinginan menyeluruh guna memastikan sisa bara api benar-benar padam dan tidak memicu kebakaran kembali atau meluas ke wilayah lain.

 

Humas Polres Sambas

Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Barat: Rustan

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *