Polres Sinjai Gelar Simulasi Sispamkota: Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Gangguan Kamtibmas Secara Profesional dan Humanis

banner 468x60

 

SINJAI – Polres Sinjai menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai upaya nyata memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama situasi darurat dan peningkatan eskalasi di wilayah perkotaan.

 

Kegiatan berlangsung di depan Mapolres Sinjai, Rabu (2/9/2026), dipimpin langsung Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.IK., MH., dan melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi secara terpadu.

 

Dalam latihan ini, seluruh tahapan dilalui dengan penuh keseriusan. Berbagai skenario diperagakan untuk menguji kemampuan personel bertindak secara cepat, tepat, terukur, dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme serta pendekatan humanis.

 

Salah satu skenario yang diuji adalah aksi unjuk rasa yang diasumsikan terjadi di kawasan lampu lalu lintas Jalan Bhayangkara. Massa yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Hukum Sinjai menyampaikan tuntutan penolakan terhadap tindakan represif kepolisian saat pengamanan demonstrasi.

 

Menghadapi situasi tersebut, personel bergerak sesuai prosedur yang berlaku. Langkah awal, tim negosiator membangun komunikasi dan mengedepankan pendekatan persuasif guna mencegah terjadinya peningkatan ketegangan. Namun saat situasi berkembang memburuk, personel Dalmas kemudian melakukan pengendalian secara tegas dan terukur sesuai tahapan yang ditetapkan, turut didukung perlengkapan pengendalian massa seperti tameng.

 

Setelah situasi berhasil dikendalikan, tim medis segera diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan terhadap petugas maupun peserta aksi yang diasumsikan mengalami cedera.

 

Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman menegaskan bahwa simulasi Sispamkota bukan hanya melatih keterampilan teknis, tetapi memberikan gambaran nyata cara bertindak di lapangan.

 

“Melalui simulasi ini, personel yang diterjunkan memiliki pedoman jelas dalam melakukan pengamanan pada situasi tertentu, sehingga tahu bagaimana harus bertindak,” ujarnya.

 

Ia berharap situasi seperti yang disimulasikan tidak benar-benar terjadi di masyarakat. Polres Sinjai tetap mengutamakan langkah preemtif dan preventif. Namun demikian, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama.

 

“Kita tidak boleh meremehkan segala kemungkinan yang terjadi. Personel harus siap menghadapi situasi apa pun dengan cara yang profesional namun tetap humanis. Kehadiran Polri harus menjadi penyejuk dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tegasnya.

 

Latihan ini juga menguji koordinasi, komunikasi, pengendalian massa hingga penanganan korban secara terintegrasi. Prinsip utama yang dipegang adalah penggunaan kekuatan harus terukur dan berjenjang, dengan komunikasi serta negosiasi tetap menjadi prioritas utama guna mencegah eskalasi lebih lanjut.

 

Polres Sinjai berkomitmen terus meningkatkan kemampuan seluruh jajarannya demi menjamin kesiapan maksimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan publik yang responsif dan berintegritas.

 

KA, Biro Kab Sinjai Ismail

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *