SINJAI, Jumat 7 Agustus 2026 — Menyadari telah memasuki musim kemarau dengan cuaca yang semakin panas dan kering, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia (DPD APKAN-RI) Kabupaten Sinjai, Andi Baso Lolo, menyampaikan himbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran yang kian mengancam.
Dalam pernyataannya, Andi Baso Lolo mengingatkan bahwa kondisi alam yang kering dan minim curah hujan sangat memudahkan api berkobar dengan cepat dan merambat ke mana-mana. Oleh karena itu, beliau meminta warga untuk menjauhi segala tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya kebiasaan membakar sisa-sisa tanaman.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai, agar tidak lagi membakar jerami padi, tidak membakar sampah, maupun membakar lahan. Bersihkanlah lahan dengan cara yang aman dan tidak merugikan lingkungan, tanpa harus melalui pembakaran,” tegas Andi Baso Lolo.
Beliau menjelaskan bahwa pembakaran lahan dan sampah di musim kemarau bukan hanya melanggar aturan dan merusak lingkungan, tetapi juga sangat berisiko memicu kebakaran besar yang sulit dikendalikan, mengancam hutan, pemukiman warga, serta membahayakan keselamatan dan kesehatan bersama. Upaya pencegahan dan pelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab kita semua demi terciptanya lingkungan yang aman, bersih, dan sehat.
Selain bahaya kebakaran di alam terbuka, Andi Baso Lolo juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran yang bersumber dari dalam rumah. Mengingat cuaca yang panas dan kering, risiko kebakaran akibat kelalaian penggunaan api dan listrik menjadi semakin tinggi.
“Apabila hendak bepergian atau meninggalkan rumah, pastikan terlebih dahulu kompor dan instalasi listrik dalam keadaan mati. Periksalah kembali agar dipastikan tidak ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan api sebelum kita meninggalkan rumah. Pastikan keadaan di dalam rumah sudah benar-benar aman,” pesannya.
Di akhir penyampaiannya, Andi Baso Lolo mengajak seluruh warga Kabupaten Sinjai untuk bersatu dan saling mengingat. “Karena kita sudah memasuki musim kemarau, mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama. Cegah kebakaran, lindungi lingkungan, dan jaga keselamatan di wilayah kita tercinta ini demi kebaikan kita semua,” pungkasnya.
Himbauan ini disampaikan melalui liputan Media Pena Mitra Bhayangkara.com, Sulawesi Selatan.










