KUTAI BARAT – Kapolres Kutai Barat (Kubar) AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., turut hadir dalam rapat koordinasi dan kolaborasi strategis yang digelar untuk menyusun kesiapan menghadapi ancaman bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Barat dan diikuti oleh berbagai unsur terkait dari seluruh sektor.
Rapat ini diselenggarakan sebagai langkah krusial untuk menyatukan persepsi serta memperkuat kesiapan lintas sektoral, di tengah kondisi cuaca yang semakin berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah. Dalam forum tersebut, pemerintah daerah bersama TNI-Polri, instansi teknis, dan para pemangku kepentingan lainnya membahas secara mendalam langkah-langkah antisipasi, upaya pencegahan, hingga skema penanganan cepat apabila titik api sudah terlanjur muncul.
Kapolres Kutai Barat menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil peran aktif dan menyokong sepenuhnya setiap upaya pencegahan maupun penanggulangan Karhutla. Hal ini akan diwujudkan dengan mengoptimalkan kesiapsiagaan seluruh personel serta memperkuat jalinan koordinasi yang erat bersama seluruh unsur terkait.
“Penanganan Karhutla tidak akan pernah berjalan efektif jika dilakukan secara sendiri-sendiri. Hal ini membutuhkan kerja sama yang terpadu, agar setiap potensi kebakaran dapat segera terdeteksi sejak dini dan ditangani sebelum meluas ke area yang lebih luas,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Kami siap mendukung penuh langkah pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah dan menangani Karhutla. Kesiapsiagaan serta respons cepat dari semua pihak menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap potensi kebakaran yang mungkin terjadi.”
Selain membahas teknis penanganan saat kebakaran terjadi, forum ini juga menempatkan upaya pencegahan sebagai prioritas utama. Hal ini mencakup peningkatan kewaspadaan bersama serta ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan, dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api di kawasan rawan.
Sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, dan masyarakat luas diharapkan mampu memperkuat sistem kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Kutai Barat. Dengan koordinasi yang berjalan berkelanjutan, potensi Karhutla dapat ditekan sedini mungkin, sehingga tidak menimbulkan dampak buruk yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat maupun kerusakan lingkungan.
Polres Kutai Barat sendiri berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dengan seluruh pihak terkait, guna mewujudkan penanganan Karhutla yang cepat, terkoordinasi, dan efektif. Langkah ini diambil demi menjaga keamanan, keselamatan warga, serta kelestarian sumber daya alam di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio









