KUTAI BARAT – Mengantisipasi potensi kebakaran di tengah musim kemarau yang ekstrem, Polsek Penyinggahan Polres Kutai Barat bersama unsur Muspika dan Pemerintah Kampung menggelar kegiatan penyiraman kantor pemerintahan dan rumah warga di Kampung Penyinggahan Ilir, Kecamatan Penyinggahan, Selasa (1/9/2026) pukul 09.30 WITA.
Kegiatan ini menyasar enam wilayah RT di Kampung Penyinggahan Ilir—kawasan padat penduduk yang dinilai rawan bahaya kebakaran akibat cuaca kering.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Penyinggahan Edy Murhamdi, SE. M.Si, Sekcam Abdul Fatah, S.I.P, Kasi Trantib Syupiansyah, S.I.P, Aiptu Amiruddin (mewakili Polsek Penyinggahan), Petinggi Armansah, Ketua BPK Muhammad Nuur, Kepala Adat H. Kadri, serta perangkat kecamatan, perangkat kampung, anggota BPK, tokoh adat dan para Ketua RT se-Kampung Penyinggahan Ilir.
Berbekal peralatan yang disiapkan—meliputi 1 unit Alkon Terapung milik Kantor Camat, 2 unit Alkon Biasa milik Kantor Petinggi Penyinggahan Ilir, serta 1 unit kendaraan VIAR bermuatan tandon air—seluruh peserta bekerja bahu-membahu menyiram halaman kantor pemerintahan, lingkungan rumah warga dan area sekitar yang berpotensi rawan api.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga berakhir pukul 11.45 WITA.
Kapolsek Penyinggahan menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud pencegahan dini serta sinergi nyata antara Polri, pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, rutin mengecek instalasi listrik, serta selalu siaga dengan menyediakan cadangan air. Mari kita jaga bersama Kecamatan Penyinggahan agar tetap aman dari bencana kebakaran,” ujarnya.
Diharapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan kewaspadaan kolektif sekaligus mempererat kerjasama lintas sektor dalam menghadapi risiko bencana di musim kemarau.
Humas Polres Kutai Barat
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio Adnan










