KETAPANG, Polda Kalbar – Tak hanya berfokus pada pemadaman api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Polres Ketapang bersama Tim Kesehatan turun langsung memberikan perlindungan kesehatan bagi warga yang terdampak kabut asap. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pembagian masker gratis beserta edukasi penggunaan yang benar di Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan ini menyasar warga yang melintas maupun mereka yang masih beraktivitas di wilayah yang kualitas udaranya terpengaruh asap kebakaran. Personel tidak hanya sekadar membagikan bantuan, tetapi juga mendekati warga secara humanis—mulai dari menyapa, menyerahkan masker, hingga membantu memasangkannya sekaligus mendemonstrasikan cara pemakaian yang tepat agar perlindungan berfungsi maksimal.
Perwakilan Tim Kesehatan Polres Ketapang menyampaikan harapannya agar aksi kecil ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat. “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu menjaga kesehatan akibat dampak kabut asap di wilayah Ketapang,” ujarnya.
Melalui Kasi Humas Polres Ketapang, Iptu M. Simatupang, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud kehadiran nyata Polri yang peduli. “Penggunaan masker merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap. Edukasi secara langsung juga penting, terutama kepada anak-anak dan masyarakat yang melakukan aktivitas di sekitar area terdampak kebakaran, agar mereka memahami pentingnya menjaga kesehatan,” tegas Iptu Simatupang.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pembagian masker ini merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial berkelanjutan kepolisian. Polri tidak hanya berjuang melawan api, tetapi juga hadir meringankan beban warga di tengah dampak lingkungan yang terjadi.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam upaya penanganan Karhutla, tetapi juga melalui langkah-langkah sosial dan edukatif guna membantu masyarakat menghadapi dampak yang ditimbulkan,” pungkasnya.
sandro Investigasi Kalbar










