PENAJAM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Polsek Penajam bersama TNI, pemerintah kelurahan, organisasi kemasyarakatan, pemuda, mahasiswa serta warga setempat melaksanakan kerja bakti di kawasan cagar budaya meriam peninggalan Jepang. Kegiatan berlangsung di Jalan Kapao, RT 06, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam, Rabu (12/8/2026).
Aksi gotong royong ini bukan sekadar persiapan menyambut momentum kemerdekaan, melainkan wujud kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus merawat salah satu peninggalan sejarah yang menyimpan nilai penting bagi masyarakat Penajam.
Sejumlah personel Polsek Penajam turut terjun langsung mengerahkan tenaga dalam kegiatan tersebut. Ps. Kanit Provos Polsek Penajam Aipda Zet Untung dan Ps. Kanit Samapta Aipda Rachmad Hidayat, S.H., M.H., bersama anggota lainnya berbaur tanpa sekat dengan peserta lain untuk membersihkan dan menata kawasan cagar budaya. Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Seteleng Aipda Paimin, S.H., juga hadir mendampingi warga, sekaligus mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta mengajak seluruh pihak menjaga lingkungan beserta aset sejarah di wilayahnya.
Berbagai pekerjaan dilakukan secara bergotong royong, mulai dari membersihkan rumput liar dan sampah di sekitar lokasi, melakukan pengecatan ulang pada meriam serta pagar pembatas, hingga memasang umbul-umbul bernuansa merah putih untuk mempercantik kawasan menjelang perayaan kemerdekaan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, antara lain 10 personel Koramil Penajam, empat personel Polsek Penajam, empat personel Subdenpom PPU, 10 staf Kelurahan Gunung Seteleng, anggota Pemuda Pancasila, Komando Kawal Muhammadiyah (Kokam), serta 10 mahasiswa KKN Universitas Balikpapan (Uniba).
Kapolsek Penajam AKP Syaifudin, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi seluruh pihak dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif yang memperkuat persatuan, dan gotong royong adalah cara yang paling tepat.
“Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus kita isi dengan memperkuat persatuan, kepedulian dan kebersamaan. Kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga lingkungan serta melestarikan peninggalan sejarah,” ujar AKP Syaifudin.
Ia menegaskan bahwa keberadaan cagar budaya merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Selain memiliki nilai sejarah yang tinggi, peninggalan ini juga bisa menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal perjalanan bangsa dan memahami betapa beratnya perjuangan para pahlawan meraih kemerdekaan.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kami berharap kepedulian terhadap lingkungan dan peninggalan sejarah dapat terus ditumbuhkan di hati setiap warga,” tambahnya.
Sinergitas yang terjalin dalam kegiatan ini diharapkan dapat terus dipertahankan, sehingga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan leluhur semakin mengakar kuat di tengah masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.
Humas Polda Kaltim.
Korwil Kaltim Muhammad Thio Adnan.,










