BONTO KARAENG, SINOA — Pemerintah Desa Bonto Karaeng, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, di bawah kepemimpinan Kepala Desa H. Arifuddin, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan menyikapi kondisi cuaca panas yang belakangan ini melanda wilayah. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipatif guna mencegah berbagai risiko, utamanya kebakaran lahan dan permukiman yang rentan terjadi saat musim kemarau.
Dalam pesannya, Pemerintah Desa menegaskan larangan keras melakukan pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara membakar secara sembarangan. “Kondisi lingkungan yang kering membuat api yang tidak diawasi dengan ketat dapat dengan cepat merambat ke area yang lebih luas dan memicu kebakaran besar,” tegas H. Arifuddin. Kebakaran semacam ini tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga membahayakan keselamatan serta harta benda warga.
Selain aspek keamanan lingkungan, perhatian juga diarahkan pada kesehatan masyarakat. Warga diimbau untuk menjaga ketersediaan air bersih, menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari secara berlebihan, serta memperbanyak minum air putih guna mencegah dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya akibat suhu udara yang tinggi.
Pemerintah Desa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan bekerja sama. Warga diminta segera melapor kepada aparat desa atau petugas terkait apabila melihat titik api, asap mencurigakan, atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran di lingkungan sekitar.
“Keselamatan lingkungan dan kenyamanan kita bersama adalah tanggung jawab semua pihak. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan kepedulian, agar wilayah Bonto Karaeng tetap aman, asri, dan terhindar dari musibah,” harap Kepala Desa.
Dengan disampaikannya imbauan ini, diharapkan kesadaran warga semakin meningkat dan peran aktif masyarakat dapat menjadi benteng utama dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di tengah cuaca panas yang masih berlangsung.
Liputan: Kabiro Bantaeng










