Lewat Podcast Presisi, SPN Polda Sulteng Perkenalkan Transformasi Pendidikan Lewat Kurikulum OBE

banner 468x60

 

PALU — Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Seminar Sebayang, kembali menjadi narasumber dalam acara talkshow Podcast Presisi Polda Sulteng, yang digelar pada Kamis (6/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membahas sejumlah pembaruan sistem pendidikan di lingkungan SPN Polda Sulteng, khususnya penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) guna mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul, berkarakter, dan profesional.

 

Acara yang dipandu oleh Bripka Muzdalifah ini mengangkat tema: “Transformasi Pendidikan melalui Kurikulum Outcome Based Education (OBE), SPN Polda Sulteng Siapkan SDM Unggul dan Profesional.” Turut mendampingi Kasi Pengasuh, IPTU Hariyanto, yang turut memaparkan langkah-langkah teknis dalam penerapan kurikulum baru tersebut.

 

Kombes Pol Seminar Sebayang menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan Polri. Oleh sebab itu, sistem pendidikan harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menyikapi peserta didik yang kini sebagian besar telah masuk dalam generasi “Z”.

 

“Kurikulum OBE berorientasi pada capaian kompetensi setiap peserta didik. Seluruh proses pembelajaran dirancang agar lulusan memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan harapan masyarakat,” ujarnya.

 

Dijelaskan, kurikulum OBE berfokus pada hasil akhir, yaitu melahirkan Bintara Polri yang profesional dalam menjalankan tugas kepolisian, berkarakter kebhayangkaraan, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memiliki sikap demokratis dan humanis. Para lulusan kelak akan siap ditempatkan di unit pelayanan publik seperti Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

 

Peraih penghargaan Hoegeng Awards 2025 kategori Polisi Berintegritas itu juga menekankan bahwa profesionalisme harus berjalan beriringan dengan integritas. Untuk menjamin pelaksanaan kurikulum berjalan sesuai standar, diterapkan pula sistem pengawasan berbasis aplikasi Learning Management System (LMS) sebagai sarana pemantauan proses pembelajaran.

 

“Penerapan kurikulum OBE dilengkapi indikator dan matriks yang harus dipenuhi sebagai bentuk pengawasan dari Lembaga Pendidikan Polri,” tegasnya.

 

Selain pembaruan kurikulum, SPN Polda Sulteng juga menerapkan pola pembinaan berlandaskan konsep bertajuk “Pendekar” — akronim dari PENyayang, DEdikasi, dan KARakter. Konsep ini menjadi landasan utama dalam pembentukan karakter siswa agar mampu memberikan pelayanan yang humanis serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

 

“Karakter kebhayangkaraan yang baik akan melahirkan pelayan masyarakat yang baik dan meningkatkan kepercayaan publik,” katanya.

 

Dalam penerapan OBE, komposisi pembelajaran di SPN Polda Sulteng dibagi menjadi 30 persen teori dan 70 persen berupa diskusi serta praktik langsung. Pola ini dirancang agar lulusan benar-benar siap menjalankan tugas sejak pertama kali dilantik menjadi anggota Polri. Peserta didik pun didorong untuk menguasai teknologi digital, dengan memanfaatkan gawai maupun komputer sebagai sarana pendukung pembelajaran.

 

“Penggunaan perangkat digital diperlukan agar peserta didik dapat mencari referensi tambahan di luar modul pembelajaran. Hal ini akan memperluas wawasan sekaligus membiasakan siswa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tambahnya.

 

Sementara itu, IPTU Hariyanto menyampaikan bahwa sistem pendidikan di SPN Polda Sulteng kini juga mengedepankan pendekatan yang humanis, bebas dari segala bentuk kekerasan, rasisme, maupun perlakuan tidak pantas secara lisan maupun tindakan. Seluruh pembimbing, instruktur, dan pengasuh telah dibekali pelatihan khusus guna mendukung kelancaran penerapan kurikulum OBE, sekaligus dilakukan evaluasi setiap minggu guna menilai efektivitas pelaksanaannya.

 

Melalui tayangan Podcast Presisi ini, SPN Polda Sulteng berharap dapat memperkenalkan arah baru pendidikan Polri kepada masyarakat luas, sekaligus mengajak generasi muda yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa melalui kepolisian untuk mempersiapkan diri sejak dini.

 

“Kami berkomitmen penuh untuk mencetak SDM Polri yang unggul, profesional, berintegritas, bebas dari budaya kekerasan maupun pungutan liar. Sehingga lulusan kurikulum OBE ini benar-benar siap hadir dan mengabdi sebaik-baiknya bagi masyarakat,” pungkas Kombes Pol Seminar Sebayang.

 

PMBcom.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *