Mencegah Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Poso Gelar Penyuluhan Hukum di Desa Towu  

banner 468x60

POSO –  Dalam upaya memutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Poso, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) bersama unsur Bhabinkamtibmas melaksanakan pembinaan sekaligus penyuluhan hukum mengenai bahaya narkoba. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Towu, Kecamatan Poso Pesisir, pada Kamis (27/8/2026).

 

Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat Desa Towu, tokoh masyarakat, serta Babinsa setempat. Sebagai narasumber utama hadir Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Poso, IPTU Kadriawan, S.Pd., M.H.

 

Dalam penyampaian materinya, IPTU Kadriawan menekankan tiga poin utama yang menjadi fokus penyuluhan. Pertama, dampak buruk bagi kesehatan fisik dan kondisi psikis akibat penyalahgunaan narkoba. Kedua, penegasan terkait sanksi hukum yang tegas bagi para pengedar maupun pengguna sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ketiga, prosedur penanganan serta akses rehabilitasi yang disediakan bagi korban penyalahgunaan. Langkah ini bertujuan agar masyarakat memahami bahwa negara tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga menyediakan jalan pemulihan bagi mereka yang ingin lepas dari jeratan ketergantungan.

 

Suasana kegiatan berjalan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam sesi tanya jawab bersama pemateri. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi kuat antara aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan seluruh lapisan masyarakat guna menjadikan Desa Towu sebagai lingkungan yang bersih dari narkoba, serta aman bagi tumbuh kembang generasi muda.

 

Menyikapi terselenggaranya kegiatan tersebut, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Poso, AKP Rianto Hilian, menegaskan bahwa pendekatan preventif merupakan kunci utama dalam pemberantasan narkoba.

 

“Pencegahan adalah kunci utama. Melalui sosialisasi langsung ke desa-desa seperti di Desa Towu ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat memahami bukan hanya ancaman hukumannya, tetapi juga bahaya nyata narkoba terhadap masa depan keluarga dan bangsa. Kami mengajak perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk terus aktif mengawasi lingkungan masing-masing,” ujar AKP Rianto Hilian.

 

Lebih lanjut, AKP Rianto juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas unsur dalam menciptakan wilayah yang bersih dari narkotika.

 

“Kami berharap adanya kerjasama yang erat antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa untuk mendeteksi dini potensi penyalahgunaan narkoba. Jika ada warga yang terlanjur terlibat, arahkan untuk mengikuti program rehabilitasi. Mari kita jaga generasi muda Poso dari jeratan narkoba. Situasi kondusif di Desa Towu hari ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program ini,” pungkasnya.

 

Humas Polres Poso.

PMBcom, Sulteng.,”

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *