LANDAK — Suasana hiruk-pikuk Pasar Sengah Temila pada Minggu siang, 23 Agustus 2026, terasa sedikit berbeda. Di tengah riuh aktivitas jual beli warga, kehadiran sosok berseragam cokelat kali ini tidak melulu identik dengan ketegangan atau penindakan. Sebaliknya, patroli yang dilakukan jajaran Polsek Sengah Temila justru diwarnai canda tawa dan keakraban yang begitu cair di antara para pedagang dan pembeli.
Dalam kegiatan patroli dialogis tersebut, petugas kepolisian tampak menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa satu per satu para pedagang sayur dan kebutuhan pokok dengan senyum hangat. Momen hangat terekam jelas saat seorang anggota polisi berinteraksi santai dengan sekelompok pemuda dan pedagang. Tanpa sekat dan tanpa jarak, sang petugas tampak menyerahkan sebuah kantong plastik kuning kepada salah satu warga sambil tersenyum lebar — disambut antusiasme dan gelak tawa hangat dari warga di sekitarnya.
Aksi humanis ini bukan sekadar sapaan biasa, melainkan wujud nyata pendekatan Polri yang Presisi: keamanan tidak hanya dijaga melalui penegakan hukum, tetapi juga dibangun melalui kedekatan emosional yang tulus dengan masyarakat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan bahwa patroli siang hari di akhir pekan ini sengaja dirancang untuk lebih menyentuh sisi kemanusiaan kehadiran kepolisian.
“Kami ingin memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya di pusat keramaian seperti pasar, dapat memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan. Anggota kami tidak hanya memantau situasi kamtibmas, tetapi juga aktif menyapa saudara-saudara kita para pedagang,” ujar AKP Triyono di lokasi kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, polisi juga menyampaikan berbagai himbauan penting — namun disampaikan dengan bahasa yang persuasif dan akrab. Mulai dari kewaspadaan terhadap barang bawaan guna mencegah tindak pencurian, hingga ajakan bersama menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar agar transaksi ekonomi warga tetap berjalan lancar.
Respons positif yang ditunjukkan para pedagang dan warga menjadi energi tersendiri bagi para personel di lapangan.
“Seperti yang terlihat hari ini, komunikasi dua arah yang kami bangun membuahkan senyum. Ketika polisi dan warga bisa tertawa bersama, situasi kamtibmas yang kondusif akan tercipta dengan sendirinya. Kami berharap sinergi ini terus terjaga, sehingga Pasar Sengah Temila tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan bagi siapa saja yang mencari rezeki di sini,” pungkas AKP Triyono.
KA, Biro Kab Landak — Basirun










