PASER – Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. Tim gabungan kepolisian dan Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat melakukan pemadaman lanjutan di area perkebunan di RT 001, Desa Suatang Keteban, Rabu (26/8/2026).
Penanganan kebakaran berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 19.30 WITA, setelah ditemukan adanya kobaran api yang melahap lahan seluas sekitar satu hektare. Api diduga bermula dari area lahan yang belum dibuka atau dikelola, kemudian merambat hingga mengancam area perkebunan kelapa sawit milik warga bernama Erna.
Merespons kondisi tersebut, tim gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api sekaligus mencegahnya menjalar lebih luas ke pemukiman maupun lahan warga lainnya. Sebanyak 14 personel terlibat dalam operasi ini, terdiri dari 10 anggota Tim Damkar Kecamatan Paser Belengkong dan 4 personel Polsek Paser Belengkong, didukung satu unit kendaraan pemadam kebakaran.
Selain memadamkan api yang sedang berkobar, petugas juga melakukan pembuatan sekatan di sejumlah titik strategis yang dinilai berpotensi menjadi jalur perambatan. Langkah ini dilakukan untuk membatasi jangkauan api dan mempercepat pengendalian situasi agar tidak meluas ke area yang lebih luas.
Berkat respons cepat serta kerja sama yang solid antarunsur di lapangan, seluruh kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu relatif singkat. Petugas kemudian tetap berada di lokasi untuk memastikan kondisi lingkungan benar-benar aman dan mengantisipasi munculnya titik api kembali.
Hingga proses penanganan tuntas, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Pihak berwenang terus melakukan pemantauan pasca-kebakaran serta pendalaman informasi terkait sumber awal munculnya api.
Sebagai bentuk pencegahan berulang, Polsek Paser Belengkong akan semakin mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya risiko yang ditimbulkan dari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla,” ujar perwakilan petugas di lokasi kejadian.
Kesadaran serta kepedulian seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah dari ancaman kebakaran di tengah cuaca yang cenderung kering dan panas.
Humas Polda Kaltim
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio Adnan










