SINAK, Papua Tengah – Kehidupan berjalan tenang di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Kamis (27/8/2026). Di sela-sela aktivitas warga yang berlangsung seperti biasa, kehadiran personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 membawa kedekatan tersendiri, tidak hanya sebagai garda terdepan keamanan, tetapi juga mitra yang peduli dan siap melayani.
Berbeda dengan citra kaku yang kerap terbayang, personel bergerak menyambangi sejumlah titik keramaian untuk menyapa warga secara langsung. Mereka berhenti, membuka percakapan ringan mengenai keseharian, lingkungan tempat tinggal, hingga menyempatkan diri melakukan pemeriksaan kesehatan dasar bagi siapa saja yang membutuhkan. Interaksi berjalan santai namun bermakna, menjadi jembatan bagi warga untuk menyampaikan harapan dan kondisi yang mereka alami sehari-hari.
Bagi warga yang ditemui, kesempatan berdialog langsung dengan petugas menjadi ruang berharga untuk menyuarakan aspirasi sekaligus mendapatkan perhatian nyata. Salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan rasa senangnya atas pendekatan yang dilakukan.
“Bisa bertemu dan berbicara seperti ini kami senang. Kami bisa cerita tentang keadaan di sini dan juga mendapat pemeriksaan kesehatan,” ujarnya dengan tulus. Ia pun berharap kedepannya interaksi serupa terus berlanjut. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan. Yang penting kami bisa beraktivitas dengan tenang dan bisa berkomunikasi dengan petugas,” tambahnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran personel harus benar-benar menyentuh realitas masyarakat di lapangan. Menurutnya, memahami kondisi nyata warga adalah kunci pelaksanaan tugas yang efektif dan humanis.
“Personel perlu mengetahui kondisi masyarakat secara langsung. Karena itu, ketika berada di tengah warga, manfaatkan kesempatan untuk berkomunikasi, mendengarkan apa yang mereka sampaikan, dan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan,” tegas Irjen Faizal. Ia juga mengingatkan agar personel senantiasa menjaga hubungan baik dengan warga selama bertugas. “Jaga komunikasi dengan masyarakat. Dengarkan apa yang mereka sampaikan dan berikan pelayanan dengan baik. Hubungan yang baik akan membantu personel memahami kondisi di wilayah tugas,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa interaksi dan pelayanan yang diberikan merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas kepolisian di wilayah perbatasan.
“Ketika bertemu masyarakat, personel tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga dapat mendengarkan kebutuhan dan kondisi warga. Pelayanan kesehatan juga menjadi salah satu bentuk pelayanan yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan yang berlangsung singkat namun padat makna ini membuktikan bahwa kehadiran Satgas Damai Cartenz-2026 di Sinak tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, melainkan juga mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan nyata. Warga tetap beraktivitas tenang, sementara personel hadir sebagai sahabat yang menyapa, mendengar, dan melayani dengan sepenuh hati.
PMBcom, Kaltim.,”










