Inovasi Cairan Khusus Polda Kalsel: Solusi Tuntas Padamkan Bara Api Lahan Gambut

banner 468x60

 

BANJARBARU – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung peninjauan dan monitoring penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pos Pantau Desa Pengayuan, Kota Banjarbaru, Sabtu (5/9/2026) pagi.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi oleh Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda, Kasi Ops Korem 101/Antasari, serta jajaran kepala dinas dari Pemerintah Provinsi Kalsel, meliputi Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Pertanian, BPBD, Diskominfo, hingga Dinas Sosial.

 

Langkah responsif Polda Kalsel mengembangkan cairan khusus pemadaman karhutla ini menyita perhatian nasional dan diliput langsung media nasional. Inovasi ini diharapkan menjadi jawaban utama atas kendala terberat dalam penanganan kebakaran lahan gambut: memadamkan bara api yang tersembunyi di lapisan dalam tanah, yang sering memicu asap pekat dan sukar diputus penyebarannya.

 

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa di lokasi Pos Pantau Pengayuan, petugas mengisi kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter yang dicampur dengan 120 liter biang larutan karhutla. Cairan tersebut disalurkan melalui sistem pipa undercooling yang dirancang khusus, berfungsi menembus, mendinginkan, dan memadamkan api bawah tanah secara presisi.

 

Cairan surfaktan ini diracik dan dimodifikasi langsung oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalsel, disesuaikan dengan karakteristik unik tanah gambut khas Kalimantan Selatan. Sebelum diterapkan, uji coba eksperimental telah berjalan selama 3 minggu dengan hasil yang sangat efektif membendung penyebaran api tersembunyi.

 

Selain keunggulan mematikan bara di dalam gambut, Kapolda menegaskan larutan ini juga hemat air secara signifikan. Efisiensi ini sangat krusial, mengingat petugas sering menghadapi keterbatasan pasokan air saat puncak musim kemarau. Penempatan kolam bioflok secara terencana di lokasi strategis juga memperpendek jarak akses tim pemadam ke sumber daya.

 

Saat ini, cairan inovatif tersebut telah diproduksi secara massal dan akan segera didistribusikan ke seluruh jajaran tim penanggulangan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan. Diharapkan dengan teknologi ini, penanganan bencana berjalan lebih cepat, efisien, dan tuntas, sehingga kualitas udara segera pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan aman dan sehat.

 

Humas Polda Kalsel

Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Selatan: Wahyuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *