JAKARTA – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi program Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan pemugaran sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Kepolisian Daerah (Polda) di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai dibangun, 17 jembatan masih dalam tahap pengerjaan, dan 4 jembatan berada pada tahap perencanaan.
“874 jembatan yang telah selesai memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta orang—mulai dari pelajar, petani, pedagang, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas,” ungkap Kapolri.
Program ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang selama ini memiliki akses terbatas. Kapolri berharap jembatan yang dibangun dapat membawa dampak luas, seperti kelancaran distribusi hasil pertanian, akses pendidikan yang lebih mudah bagi pelajar, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di daerah terpencil.
Secara rinci, Polda Banten menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 145 jembatan dengan panjang sekitar 3 kilometer yang menghubungkan 203 desa dan bermanfaat bagi 500 ribu jiwa. Disusul Polda Jawa Barat (137 jembatan), Polda Riau (110 jembatan), Polda Jawa Tengah (86 jembatan), dan Polda Sumatera Selatan (81 jembatan). Wilayah lain rata-rata mendapatkan 20 hingga 30 jembatan masing-masing.
Tak hanya pembangunan rutin, Polri juga membangun 39 jembatan di wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera, termasuk 6 unit Jembatan Bailey—4 di Aceh dan 2 di Sumatera Barat—untuk memulihkan akses yang terputus.
Peresmian kali ini dipusatkan pada Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Desa Darmasari serta bermanfaat bagi 8.000 warga setempat. Dalam kesempatan itu, Polri juga menyalurkan bantuan berupa 7.500 paket sembako, 1.000 tas pelajar, 140 kacamata gratis, layanan pembuatan SIM gratis, serta pelayanan kesehatan.
“Kita harus terus berada di tengah rakyat, memahami apa yang menjadi kebutuhan mereka, sesuai arahan Bapak Presiden,” tegas Kapolri. Ia menegaskan Polri lahir dari rakyat dan senantiasa berkomitmen menjadi “polisi rakyat” yang memberikan pengabdian terbaik demi kemajuan bersama.
PMBcom, polri.,”










