POLRES SINTANG – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kian terasa di berbagai pelosok, termasuk di wilayah Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polsek Sungai Tebelian terus menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli sekaligus sambang dialogis yang dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar berkeliling memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Personel kepolisian menyempatkan diri berhenti dan berinteraksi langsung dengan warga yang ditemui di sejumlah titik aktivitas. Suasana pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban, di mana petugas menyampaikan pesan-pesan keamanan sekaligus mengajak warga bahu-membahu menjaga ketertiban lingkungan.
Menyambut momen kemerdekaan, petugas juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga suasana tetap aman dan kondusif selama rangkaian perayaan. Khususnya saat berlangsung perlombaan, pertemuan warga, maupun kegiatan lain yang berpotensi menimbulkan kerumunan, kewaspadaan tetap harus diutamakan. Warga juga diingatkan untuk menjaga barang berharga, mengamankan kendaraan, serta segera melapor ke pihak berwajib jika menjumpai aktivitas yang mencurigakan.
Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sungai Tebelian Ipda Aprianus Sabari Tampe, S.H., menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif strategis untuk memastikan keamanan wilayah.
“Patroli ini bukan hanya untuk memantau situasi, melainkan sarana kami berkomunikasi langsung dengan warga. Melalui dialog, kami dapat menyerap informasi kondisi di lapangan sekaligus menyampaikan imbauan secara tepat,” ujar Kapolsek.
Ia juga mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif. “Silakan merayakan semangat kemerdekaan dengan meriah, namun tetap tertib, saling menghormati, dan tidak melakukan hal yang mengganggu kenyamanan orang lain. Keamanan yang kondusif bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab kita semua,” tambahnya.
Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga keamanan selama perayaan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pondasi stabilitas yang mendukung iklim investasi dan pembangunan di wilayah Kalimantan Barat secara berkelanjutan.










