MELAWI – Polres Melawi Polda Kalimantan Barat menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus wadah penampungan aspirasi bertajuk “Jumat Curhat Nuan Bekesah” (Menerima Pengaduan Berkeluh Kesah) di Aula Tribrata Mapolres Melawi, Jumat (14/8/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, S.I.P., S.H., M.A.P.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Ikatan Keluarga UUD Danum Kabupaten Melawi Drs. H.M. Yamin, Ketua Fopad Kabupaten Melawi Saleh Tapa, Ketua Ikatan Keluarga Minang Sopian Coto, Ketua Paguyuban Adat Budaya Jawa H. Teguh Hadi Santosa, serta perwakilan Mangkok Merah Melawi, Saber Melawi, Pemuda Pancasila, GMKI Melawi, berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya dan elemen mahasiswa.
Dalam sambutannya, Kapolres Melawi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dengan semangat “Jaga Melawi, SIAP”. Menurutnya, momen ini sangat berharga untuk mendengarkan langsung keluhan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban, serta menyamakan persepsi demi menjaga wilayah tetap aman.
“Polri siap bersinergi dengan berbagai ormas, mahasiswa, dan seluruh masyarakat. Kekuatan yang telah terjalin baik selama ini harus terus dipertahankan. Kabupaten Melawi adalah tempat kita berpijak, apa pun suku dan budayanya, yang paling utama adalah kita menjaganya sekuat tenaga dari gangguan keamanan,” tegas AKBP Kahfi.
Sebagai bentuk komitmen bersama, para peserta kegiatan turut merangkai janji kesepakatan untuk menjadikan Melawi wilayah yang kondusif melalui rekaman video bersama.
Dalam sesi curhat, Drs. H.M. Yamin menyambut baik kegiatan ini sekaligus menyoroti permasalahan balapan liar dan penggunaan knalpot tidak standar yang menimbulkan kebisingan, yang dikhawatirkan dapat memicu gesekan sosial. Hal senada disampaikan perwakilan Paguyuban Adat Budaya Jawa, yang juga menekankan bahaya dari kedua aktivitas tersebut. Sementara itu, perwakilan PJKB Kabupaten Melawi berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan merangkul generasi muda melalui kegiatan positif berbasis budaya, serta turut menyosialisasikan larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Melawi mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh pihak. Ia memastikan pihaknya akan segera melakukan analisa dan evaluasi kegiatan kepolisian, baik dalam pelayanan masyarakat maupun penegakan hukum, guna memastikan keamanan dan kenyamanan warga menjadi prioritas utama.
Sandro Investigasi Kalbar.,”










