Forkopimda Ketapang Tinjau Lokasi Karhutla di Matan Hilir Selatan, Pastikan Tak Ada Kebakaran Susulan

banner 468x60

 

KETAPANG – Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama unsur Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada Minggu (24/8/2026).

 

Rombongan dipimpin oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., didampingi Ketua DPRD Ketapang H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., Dandim 1203 Ketapang Letkol Inf Zulkarnaen Galib, S.H., Kepala BPBD Ketapang Yunifar Purwantoro, S.STP., serta Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR. Turut hadir Wakapolres Ketapang Kompol Hoerrudin, S.I.K., M.H., beserta jajaran Muspika Kecamatan Matan Hilir Selatan.

 

Sesampainya di lokasi, rombongan mengecek secara cermat kondisi lahan yang sebelumnya terbakar, memantau titik-titik rawan yang berpotensi memunculkan api kembali, serta mengevaluasi langkah penanganan dan pemadaman yang telah dilaksanakan petugas di lapangan.

 

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menjelaskan, kebakaran di lokasi tersebut menghanguskan lahan seluas sekitar empat hektare. Saat ini api sudah berhasil dikuasai dan dipadamkan, namun petugas tetap melaksanakan proses pendinginan secara intensif guna mencegah munculnya kembali titik api.

 

“Penanganan Karhutla harus dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi pencegahan maupun operasi pemadaman,” ujar Kapolres.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres beserta rombongan Forkopimda juga menyerahkan bantuan logistik berupa makanan dan minuman kemasan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan moril bagi para petugas yang masih bertugas di lapangan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, tim relawan, warga masyarakat, serta semua pihak yang telah berjibaku bersama mematikan api, khususnya di wilayah Kecamatan Matan Hilir Selatan ini,” ungkap AKBP Muhammad Harris.

 

Sementara itu, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bergerak cepat dalam menangani permasalahan Karhutla. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

“Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh unsur terkait terus memperkuat upaya penanganan Karhutla. Meskipun api sudah padam, proses pendinginan tetap berjalan maksimal untuk menjamin tidak ada lagi titik api yang memicu kebakaran kembali,” tegas Bupati.

 

Di akhir kegiatan, Kapolres Ketapang kembali menekankan bahwa pencegahan dan penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi aktivitas yang berisiko memicu kebakaran.

 

“Kita mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, dan apabila menemukan adanya titik api segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” tandasnya.

 

Sumber: Sandro Investigasi Kalbar.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *