Kapolda Kalbar Tegaskan Komitmen Perkuat Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla

banner 468x60

 

KUBU RAYA – Kapolda Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, yang berlangsung di Markas Manggala Agni Daops Kalimantan VIII/Pontianak, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (24/8).

 

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, S.Ag., M.A., Ph.D., serta dihadiri oleh Gubernur Kalbar, perwakilan unsur TNI dan Polri, BNPB, BMKG, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, hingga para pemangku kepentingan terkait. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi antar pihak dalam menghadapi potensi ancaman Karhutla, dengan fokus utama pada langkah-langkah preventif, sistem deteksi dini, serta respons penanganan yang cepat dan tepat sasaran.

 

Dalam paparannya, Kapolda Kalbar menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalankan berbagai langkah pencegahan yang komprehensif. Di antaranya adalah sosialisasi secara masif kepada masyarakat, penyebaran pamflet berisi himbauan, pelaksanaan patroli rutin wilayah, pemantauan terpusat melalui Command Center, serta pemanfaatan teknologi drone untuk mendeteksi dan memantau perkembangan titik api secara akurat. Upaya ini merupakan bagian krusial dari penguatan sistem deteksi dini dan respons cepat, guna memastikan setiap potensi kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum meluas menjadi bencana yang lebih besar.

 

Selain itu, Kapolda juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dan bertanggung jawab dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diharapkan segera melaporkan secara dini apabila melihat tanda-tanda atau potensi kebakaran, serta senantiasa mematuhi aturan terkait pembukaan lahan. Mengingat saat ini wilayah sedang memasuki musim kemarau, risiko kebakaran hutan dan lahan menjadi sangat tinggi dan sulit dikendalikan jika tidak ditangani sejak awal.

 

Untuk semakin memperkokoh kekuatan penanganan di lapangan, Kapolda menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Polda Kalbar akan mendapatkan dukungan tambahan personel Bantuan Komando (BKO) Brimob Polri dari luar wilayah. Bantuan ini akan disalurkan ke daerah-daerah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.

 

Kegiatan rapat koordinasi tersebut ditutup dengan penegasan bersama mengenai pentingnya sinergi dan kerja sama yang erat dari seluruh pihak dalam pengendalian Karhutla. Pemerintah Pusat juga turut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran TNI-Polri serta seluruh pemangku kepentingan atas kerja keras dan dedikasi nyata dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana ini. Polri menegaskan akan terus memperkuat kesiapsiagaan, kemampuan deteksi dini, kecepatan respons, serta melaksanakan penegakan hukum secara tegas, terukur, namun tetap berprinsip humanis.

 

Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Barat: Rustan

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *