KUTAI BARAT – Bupati Kutai Barat Fredrik Edwin meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Jalan Hauling PT CAM KM 36, Kampung Muara Nyahing, Kecamatan Damai, Jumat (21/8/2026). Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah daerah sekaligus memastikan penanganan di lapangan berjalan secara terpadu dan optimal.
Dalam rombongan turut hadir Ketua PKK Kutai Barat Maria Moses, Sekda Kutai Barat Erik Victory, Kepala BPBD Kutai Barat Yudianto Gamas, Kabag Protokol Kutai Barat Bertha, Kepala Perumdam Kutai Barat Untung Surapati, Kapolsek Damai IPDA Gery Purnomo, S.H., Kasi Trantib Kecamatan Damai Jeteri, S.Sos., M.Si., perwakilan PT CAM Eriyanto, serta Petinggi Kampung Muara Nyahing Jerry. Pengamanan dan pendampingan kegiatan didukung empat personel Polsek Damai, empat personel Pam Brigif, serta satu personel Koramil Damai.
Di lokasi kejadian, Bupati Fredrik Edwin memberikan arahan tegas kepada seluruh unsur terkait untuk menuntaskan pemadaman hingga api benar-benar padam tanpa menyisakan potensi berkobar kembali. Ia menekankan pentingnya sinergi erat antara Pemkab Kutai Barat, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pihak perusahaan, pemerintah kampung, dan masyarakat setempat.
“Pemantauan berkala wajib dilakukan pada wilayah yang masih ada bara atau asap. Jangan sampai kelalaian sedikit pun membuat api kembali meluas,” ujar Bupati.
Selain itu, Bupati memastikan ketersediaan personel, peralatan, sumber air, serta akses jalan menuju lokasi agar penanganan dapat berjalan cepat dan efektif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhenti membuka lahan dengan cara dibakar dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, mengingat kondisi kemarau yang sangat rentan memicu kebakaran. Warga yang beraktivitas di sekitar lokasi juga diingatkan menggunakan masker demi melindungi kesehatan dari paparan asap.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat langkah penanganan dan pencegahan Karhutla di wilayah Kutai Barat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif sebelum rombongan kembali ke pusat pemerintahan daerah.
Koordinator Liputan Wilayah Kalimantan Timur: Muhammad Thio Adnan










