MEMPAWAH, POLDAKALBAR – Kapolda Kalimantan Barat melakukan kunjungan kerja spesifik ke wilayah hukum Polres Mempawah pada Selasa (1/9/2026), guna meninjau secara langsung pelaksanaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta memastikan kesiapan pihak terkait di lapangan.
Rombongan dipimpin langsung Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar beserta perwakilan instansi terkait setempat. Lokasi peninjauan tertuju pada titik panas (hotspot) yang teridentifikasi di RT 004/RW 001 Dusun Semayar, Desa Sungai Kunyit Hulu.
Dalam laporannya, BPBD Kabupaten Mempawah menginformasikan bahwa operasi penanganan dilakukan secara berkelanjutan melalui sistem patroli tiga shift, didukung dua unit kendaraan pemadam kebakaran serta melibatkan peran aktif kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Sementara itu, Kapolres Mempawah memaparkan kendala teknis utama yang dihadapi tim di lapangan: karakteristik lahan berupa gambut dengan kedalaman bervariasi antara 1 hingga 2 meter, bahkan mencapai kedalaman 9 meter di titik tertentu. Dukungan personel juga disiapkan secara terpadu, melibatkan 30 personel Brimob, warga sekitar, serta tim Dinas Kesehatan yang disiagakan guna menjamin keselamatan dan kesehatan petugas maupun warga.
Terkait keberlanjutan penanganan, Kapolda Kalbar menekankan dua arahan utama. Pertama, memperkuat edukasi dan imbauan luas kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar yang berisiko tinggi memicu kebakaran besar. Kedua, memerintahkan peningkatan penyelidikan secara intensif terhadap kasus Karhutla yang terjadi di area operasional maupun wilayah pengelolaan korporasi.
Sandro – Investigasi Kalbar










