SINJAI — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan Polres Sinjai menyelenggarakan kegiatan edukasi perlindungan anak kepada para siswa Sekolah Dasar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 3 Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, pada Senin (24/8/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polwan Polres Sinjai terhadap perlindungan anak, khususnya dalam upaya mencegah berbagai bentuk kekerasan seksual sejak dini. Para personel Polwan menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, sehingga pesan-pesan penting dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
Dalam penyampaiannya, Polwan memberikan pemahaman kepada para murid mengenai bagian tubuh yang harus dijaga, batasan sentuhan yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan, serta pentingnya berani mengatakan “tidak” apabila ada orang lain yang melakukan tindakan yang membuat mereka merasa tidak nyaman atau terancam. Selain itu, para murid juga diingatkan agar tidak takut untuk bercerita kepada orang tua, guru, maupun orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami, melihat, atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada kekerasan seksual.
Kapolres Sinjai AKBP Jamal Fathur Rakhman, S.Ik., MH., menyampaikan bahwa kegiatan edukasi kepada anak-anak merupakan langkah penting dalam memberikan pemahaman tentang perlindungan diri sejak usia dini.
“Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan. Karena itu, edukasi seperti ini sangat penting agar mereka memiliki pengetahuan tentang bagaimana menjaga diri dan berani menyampaikan apabila mengalami tindakan yang tidak semestinya,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan peran bersama antara orang tua, pihak sekolah, masyarakat, dan seluruh elemen terkait. Kapolres juga mengajak para orang tua dan guru untuk terus memberikan pendampingan serta membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, sehingga anak merasa aman dan tidak ragu untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para murid dapat memahami pentingnya menjaga diri, mengenali tindakan yang tidak pantas, serta berani berbicara kepada orang yang dipercaya ketika menghadapi situasi yang tidak aman,” tambahnya.
Melalui edukasi dan pendekatan yang humanis ini, Polwan Polres Sinjai berkomitmen untuk terus berperan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak, sekaligus mewujudkan generasi bangsa yang berani, cerdas, dan mampu melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan.
KA, Biro Kab Sinjai — Ismail










