Perkuat Pencegahan Karhutla, Tim Edukasi Lemdiklat Polri Sosialisasi ke Warga Desa Batu Nanta Melawi

banner 468x60

 

MELAWI – Guna menumbuhkan kesadaran kolektif akan bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Edukasi dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri S2-STIK bersama Siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Setukpa) turun langsung ke masyarakat di wilayah hukum Polres Melawi, Polda Kalimantan Barat. Kegiatan ini menyasar warga yang berada di kawasan terdampak potensi Karhutla.

 

Sabtu (29/08/2026), tim mendatangi Desa Batu Nanta, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Melawi. Rangkaian kegiatan diisi dengan penyuluhan interaktif serta pembagian pamflet yang berisi informasi lengkap mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan, serta langkah-langkah konkret pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat sehari-hari.

 

Dalam penyampaian materinya, Tim Edukasi menjabarkan dampak luas yang ditimbulkan oleh Karhutla, tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan fisik, serta mengganggu stabilitas kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Warga pun diajak tegas untuk tidak melakukan praktik pembakaran saat membuka atau membersihkan lahan—terlebih di tengah kondisi musim kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino, di mana risiko api meluas sangat tinggi.

 

AKP Naufal Arya Dwi Setiawan, S.Tr.K., salah satu petugas Tim Edukasi, mengapresiasi antusiasme warga yang terlibat aktif. Ia menilai respons yang diterima sangat positif dan menunjukkan keinginan besar masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayahnya.

 

“Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya paham bahaya Karhutla, namun diharapkan menjadi agen perubahan yang ikut menyosialisasikan gerakan stop pembakaran hutan selama masa El Nino ini kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujar AKP Naufal.

 

Selain pemaparan materi, kegiatan juga melibatkan pelaksanaan Diskusi Kelompok Terpusat atau FGD. Forum ini menjadi wadah berharga bagi warga untuk menyampaikan kondisi lapangan, kendala yang dihadapi, serta harapan dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah masing-masing.

 

Di akhir kegiatan, Tim Edukasi kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. Warga ditekankan agar menghindari cara bakar dalam pengolahan lahan, serta segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan titik api atau kebakaran yang baru terjadi, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum meluas.

 

Diharapkan, upaya sosialisasi ini semakin memperkokoh sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan Karhutla adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

 

Humas Polres Melawi (Arb).

Endin Investigasi Kalbar

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *